Berita Aceh Utara
Ini Dua Tersangka Pemilik 12 Kilogram Sabu-Sabu yang Ditanam di Belakang Rumah
Sebanyak 12 kilogram sabu ditemukan petugas gabungan dalam jeriken besar yang ditanam di belakang rumah Mahyiddin (33) warga Desa Ulee Rubek Barat..
Ini Dua Tersangka Pemilik 12 Kilogram Sabu-Sabu yang Ditanam Belakang Rumah
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sebanyak 12 kilogram sabu ditemukan petugas gabungan dalam jeriken besar yang ditanam di belakang rumah Mahyiddin (33) warga Desa Ulee Rubek Barat Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa (24/3/2020) pagi. Untuk menyita sabu tersebut kemudian petugas menggali tanah untuk mengangkat jeriken berisi sabu tersebut.
Penangkapan itu dilakukan tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Bea Cukai Kantor Wilayah Aceh, bersama Bea Cukai Lhokseumawe dalam operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar).
Selain sabu, petugas juga berhasil menangkap dua tersangka, yaitu Mahyiddin dan Syahril (33) warga Desa Lhok Pu’uk Kecamatan Seunuddon.
“Tim berhasil menggagalkan penyelundupan impor narkotika jenis sabu jaringan internasional Malaysia - Indonesia seberat 12 kilogram dan menangkap dua tersangka,” Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro kepada Serambinews.com, Rabu (25/3/2020).
Penangkapan itu kata Isnu, bermula dari informasi yang didapat Tim Operasi Bersinar pada Jumat (20/03), akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur perairan Aceh, yaitu Seunuddon.
Selanjutnya Tim menindaklanjuti dengan membagi tim menjadi dua yakni Tim Laut dan Tim Darat.
• Warga Abdya Masuk Daftar ODP Bertambah Jadi Dua Orang, Ini Penjelasan Kadinkes
• Setelah 16 Jam Kabur, Pria Tusuk Teman Karena Nasehati Istrinya Menyerahkan Diri ke Polisi
• Hari Ini, Ada Empat Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar, Petugas Sulit Terobos Lokasi
“Tim Laut menindaklanjuti dengan berpatroli laut pada Minggu (22/03), menggunakan dua kapal patroli yakni BC 30004 kapal milik Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan BC 15021 kapal milik Bea Cukai Kanwil Aceh,” ujar Isnu.
Dua kapal tersebut berpatroli di seputaran lokasi yang diduga akan dilalui oleh kapal target.
Namun kata Isnu, kapal tersebut melewati jalur lain dan telah sandar di pelabuhan tertentu. Lalu, tim darat langsung bergerak menuju pesisir pantai sekitar Seunuddon, tapi tidak menemukan karena diduga telah bongkar muatan. Selanjutnya Tim mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, hingga akhirnya tim dapat menyergap barang bukti narkotika di rumah tersangka di Kecamatan Seunuddon.(*)
• Terkait Wabah Corona, PB Perpani Hentikan Sementara Semua Kegiatan Panahan
• Waspada, Penipu Hampir Bawa Kabur Seperangkat Komputer Milik SMA di Bener Meriah, Ini Modusnya
• Bupati Sarkawi Kumpulkan Seluruh Reje Kampung Sosialisasi Bahaya dan Dampak Covid-19
BNN Sita 12 Kilogram Sabu Dalam Tanah
BNN Gali Tanah Untuk Sita 12 Kilogram Sabu
Berita Aceh Utara
Lima Nakes 'Tumbang' Usai Divaksin Covid-19, Empat Sembuh, 1 Orang Masih Dirawat di RSU Cut Meutia |
![]() |
---|
Pemkab Aceh Utara Sediakan Rp 850 Juta untuk Beasiswa Mahasiswa Miskin, Begini Cara Memperolehnya |
![]() |
---|
Kepala Desa yang Bacok Warga Kaget Divonis 8 Tahun Penjara, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa |
![]() |
---|
Dituntut Jaksa Enam Tahun, Hakim Hukum Seorang Keuchik di Aceh Utara Delapan Tahun Penjara |
![]() |
---|
Cara Karateka Lumpuhkan Penodong Pakai Pisau, Atraksi Saat Peresmian Dojo KKI Kodim Aceh Utara |
![]() |
---|