Sabtu, 13 Juni 2026

Luar Negeri

Malaysia Perpanjang Lockdown hingga 14 April, Catatkan Infeksi Covid-19 Tertinggi di Asia Tenggara

Malaysia mengumumkan perpanjangan masa lockdown hingga 14 April setelah mencatatkan kasus infeksi virus corona tertinggi di Asia Tenggara.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
FAZRY ISMAIL/EPA-EFE
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin (kiri), berbicara dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Economic Action Council (EAC), di Kantor Perdana Menteri, Putrajaya, Malaysia, Senin (16/3/2020).(FAZRY ISMAIL/EPA-EFE) 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Malaysia mengumumkan perpanjangan masa lockdown hingga 14 April setelah mencatatkan kasus infeksi virus corona tertinggi di Asia Tenggara.

Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mendesak publik agar tetap diam di rumah masing-masing.

Sebab seperti dikutip SCMP Rabu (25/3/2020), kasus infeksi akibat virus corona di Malaysia mencapai 1.796 setelah muncul 172 kasus harian terbaru.

Muhyiddin menuturkan, dirinya sudah mendapat pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan dan Dewan Keamanan Nasional tentang grafik ini.

"Tentunya Anda tahu ini adalah hal baik bagi Anda, keluarga Anda, dan orang di sekitar Anda untuk mematuhi Aturan Pembatasan Gerakan," kata dia.

Dilansir Channel News Asia, PM yang dilantik pada 1 Maret itu mengaku tidak mudah untuk tetap berada di rumah selama masa lockdown.

Tetapi, ujar dia, mereka tidak mempunyai pilihan lain karena tren-nya yang terus menaik sehingga mereka harus mengurangi penyebarannya secepat mungkin.

Muhyiddin Yassin mengatakan, sejauh ini aturan yang ditetapkan sudah mulai membelenggu rantai penyebaran Covid-19, penyakit yang disebabkan virus itu.

"Namun kami tidak boleh terlalu gembira hingga kami bisa mengonfirmasi terdapat nol kasus dalam wabah ini," tegas PM 72 tahun tersebut.

Dia menerangkan setelah mendapat keterangan dari kementerian kesehatan, terdapat prediksi bahwa kasus infeksi masih bisa meningkat.

"Jadi seperti sudah dikatakan, saya memutuskan memperpanjang durasi, Saya minta maaf, Tapi ini demi kesehatan dan kesejahteraan Anda," ujar dia.

Pemerintah Negeri "Jiran" sedianya menetapkan masa karantina massal ini dari 18 hingga 31 Maret, sebelum memperpanjang sampai 14 April.

Sebagai pengejawantahan dari peraturan tersebut, setiap warga Malaysia dilarang untuk keluar negeri.

Adapun warga asing dilarang masuk.

Setiap rumah ibadah dan perkantoran diminta tutup.

Kecuali supermarket, toko kelontong, atau toko yang menjual kebutuhan harian.

Terkait kebutuhan harian, pengganti Mahathir Mohamad ini meminta masyarakat tidak sampai berbondong-bondong melakukan panic buying.

"Anda tidak perlu sampai menimbun makanan karena persediannya cukup.

Saya bisa memastikan stok pangan cukup. Saya paham Anda terbebani, tapi saya tak punya pilihan lain," jelas dia.

Sebagai bentuk ketegasan Kuala Lumpur, tentara pun dikerahkan dengan para pelanggar diancam denda hingga 1.000 ringgit, atau Rp 3,7 juta, atau penjara enam bulan.

Selain mencatatkan 1.796 kasus infeksi, tertinggi di Asia Tenggara, Malaysia juga melaporkan 16 korban meninggal karena virus corona.

Dokter di Malaysia: Saya Kerja untuk Anda, Anda Duduk Rumah untuk Saya

Petugas Medis di Malaysia ajak warga Malaysia untuk tetap berada di rumah sementara mereka bekerja di rumah sakit.(Twitter)
Petugas Medis di Malaysia ajak warga Malaysia untuk tetap berada di rumah sementara mereka bekerja di rumah sakit.(Twitter)

 

Dikutip dari The Star, seorang dokter di rumah sakit Pantai, Penang, Malaysia menunjukkan sebuah tulisan dalam unggahannya di Facebook.

Tulisan itu berbunyi, "Aku bekerja di sini untuk kalian, kalian tetap di rumah, #DudukRumah."

Unggahan ini telah dibagi sebanyak 49 ribu kali sejak pertama kali tayang sekitar Rabu siang (18/03/2020).

 Unggahan itu menerima sejumlah respon yang mengapresiasi sang dokter dan petugas medis lain yang berkontribusi merawat pasien Covid-19.

Tanda pagar (#DudukRumah) mengisyaratkan kepada warga Malaysia untuk tetap berada di rumah dan keluar hanya jika membeli kebutuhan yang diperlukan saja.

Termasuk, tidak menghadiri acara besar seperti tabligh akbar yang terjadi tiga hari lalu, pada Minggu (15/03/2020).

Sebanyak 12 warga Malaysia terjangkit virus corona seusai menghadiri acara besar tersebut.

Pemerintah Malaysia kemudian melakukan penelusuran pada lima ribu warganya yang menjadi peserta acara tabligh akbar.

Kementerian Kesehatan Malaysia kemudian menempatkan para peserta acara dan kontak-kontak terdekat mereka untuk mengikuti fase karantina 14 hari.

Sementara itu, sebanyak 790 kasus infeksi virus corona berhasil dilacak setelah pertemuan akbar di salah satu kompleks masjid pinggiran kota Kuala Lumpur, Malaysia.

Kementerian Kesehatan Malaysia juga mengunggah peringatan kepada warganya agar diam di rumah selama dua pekan ke depan.

Beragam akun dari warga Malaysia juga turut mendukung gerakan #dudukrumah sebagai tindakan yang mampu mencegah penularan virus corona.

Ria Faradipa, MC Cantik dengan Segudang Prestasi, Ini Kisahnya

79 WNI di Luar Negeri Positif Terinfeksi Virus Corona dan 10 Orang Sudah Sembuh

VIDEO - Kemunculan Hantavirus, Virus Baru di Tengah Wabah Corona

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Catatkan Infeksi Virus Corona Tertinggi di Asia Tenggara, Malaysia Perpanjang Lockdown"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved