Selasa, 14 April 2026

Mulai Besok, China Larang Warga Negara Asing Masuk Negaranya

Khawatir gelombang infeksi baru dari kasus impor, China meningkatkan tindakan karantina dan pemeriksaan di kota-kota besar termasuk Beijing.

Editor: Amirullah
(REUTERS/JASON LEE)
Presiden China Xi Jinping yang mengenakan pakaian Mao Zedong, pendiri China modern, bertepuk tangan di samping mantan Presiden Jiang Zemin dalam perayaan 70 tahun berkuasanya partai komunis di Lapangan Tiananmen pada Selasa, 1 Oktober 2019. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - China untuk sementara melarang masuk warga negara asing dengan visa dan izin tinggal ke negeri mereka mulai 28 Maret, sebagai langkah memerangi epidemi virus corona baru.

"Pengecualian berlaku bagi mereka yang bepergian dalam kapasitas diplomatik atau resmi, serta pemegang visa C," kata Kementerian Luar Negeri China, Kamis (26/3), seperti dikutip Reuters.

China mengeluarkan visa C untuk warga negara asing yang bekerja dalam penyediaan layanan transportasi internasional.

Melansir Reuters, Komisi Kesehatan Nasional China, Kamis (26/3/2020), mengatakan, kasus impor baru virus corona bertambah 67 pada Rabu (25/3/2020), lebih tinggi dari hari sebelumnya yang hanya 47 kasus.

Tapi, angka tersebut masih lebih rendah dari Senin (23/3/2020) yang mencapai 78 kasus impor baru.

Driver Ojol Tergeletak di Motor Buat Panik Warga: Disangka Kena Corona, Ternyata Tertidur Pulas

Pembunuhan Sadis di Aceh Tamiang, Anak Tebas Ayah Pakai Parang

Ilmuan Temukan Obat Baru untuk Virus Corona, Sembuhkan 90% Meski Kondisi Pasien Kritis

Nekat Jilati Kloset Duduk Demi Konten, Influencer Ini Positif Terinfeksi Corona, Videonya Dikecam

Pemandangan Menyedihkan di RS Dipenuhi Pasien Corona, Tidur di Lantai hingga Duduk Berdesakan

Sehingga, total kasus impor di Tiongkok yang melibatkan pelancong dari luar negeri mencapai 541.

Sekitar 90% dari semua kasus impor adalah pemegang paspor China.

Wakil Menteri Luar Negeri China Luo Zhaohui, Kamis (26/3/2020), mengatakan, 40% dari mereka adalah pelajar China yang pulang kampung.

"Kami memahami beberapa siswa sangat ingin pulang. Tapi, dalam keadaan saat ini, dengan tetap tinggal di sana, mereka bisa menghindari infeksi silang dalam perjalanan pulang yang terburu-buru atau terjebak di tengah perjalanan ketika negara yang mereka transit di melakukan kontrol perbatasan yang ketat," kata Luo seperti dilansir Reuters.

Khawatir gelombang infeksi baru dari kasus impor, China meningkatkan tindakan karantina dan pemeriksaan di kota-kota besar termasuk Beijing.

Setiap pelancong yang datang dari luar negeri harus tunduk pada kebijakan karantina.

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul  Mulai 28 Maret, China larang warga negara asing masuk

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved