Info Singkil

Cegah Meluasnya Virus Corona, Muspida Aceh Singkil Pimpin Patroli Jam Malam

Dadim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Syaifudin mengatakan segala upaya dilakukan pihaknya dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona

Dok Kodim Singkil
Babinsa yang melakukan patroli jam malam di kawasa pelabuhan Aceh Singkil, meminta warga yang berkumpul pulang, Senin (30/3/2020) 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Muspida Aceh Singkil, terjun langsung memimpin patroli jam malam.

Hal itu menyusul diberlakukannya jam malam sesuai edaran Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 05.30 WIB.

Dalam Patroli jam malam, Senin (30/3/2020) tadi malam langsung terjun Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Syaifudin, Kapolres Aceh Singkil AKBP Mike Hardy Wirapraja, Kepala Kajaksaan Negeri Aceh Singkil, Amrizar Tahar,

Ketua DPRK Aceh Singkil Hasanudin Aritonang, Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, anggota DPRK Sadri, Kasatpol PP dan unsur terkait lainnya.

Sasaran patroli merupakan tempat yang biasa dijadikan nongkrong.

Pemko Subulussalam Siapkan Rp 2 Miliar, Walkot Affan Bintang: Untuk Sembako Bagi Warga Miskin

Terpisah Dadim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Syaifudin mengatakan segala upaya dilakukan pihaknya dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Termasuk mendukung kebijakan jam malam dengan melarang warga beraktivitas di luar rumah malam hari.

"Keterbatasan alat tidak boleh dijadikan penghalang bergerak memerangi wabah virus Corona.

Jajaran Muspida Aceh Singkil sangat serius dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, tentunya masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam upaya ini," kata Letkol Inf Syaifudin.

Dandim menjelasakan tujuan diberlakukannya jam malam dalam mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19.

Maling Santroni Kilang Padi di Mutiara Timur Pidie, 65 Karung Gabah Raib

Oleh karena itu Muspida Aceh Singkil mengambil kebijakan membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah.

Kemudian pengelola kegiatan usaha tidak membuka warung kopi, tempat makan dan minum, pasar, swalayan, dan karaoke.

Kemudian wahana permainan, tempat hiburan, tempat wisata, rekreasi, tempat olah raga, dan tempat usaha lainnya.

"Kecuali bagi angkutan umum yang melayani masyarakat dilengkapi dengan surat tugas atau dokumen yang menjelaskan aktivitas kerja," tegasnya.(*)

Kisah Ayah dan Anaknya Tersesat di Hutan Aceh Tamiang, Kehabisan Bekal dan Hanya Minum Air

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved