Update Corona di Bireuen

Waled Nu Minta Pimpinan Daerah Sampaikan Bahasa Sejuk Dalam Mengatasi Corona, Ini Tujuannya

Sebaiknya, pilihlah bahasa yang santun dan bijaksana sehingga masyarakat Aceh semakin percaya dan yakin langkah yang dilakukan pimpinan daerah

For. Serambinews.com
Waled Nu 

Sebaiknya, pilihlah bahasa yang santun dan bijaksana sehingga masyarakat Aceh semakin percaya dan yakin langkah yang dilakukan pimpinan daerah

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM- Pimpinan pesantren Ummul Ayman Samalanga, Tgk H Nuruzzahri atau lebih dikenal dengan panggilan Waled Nu Samalanga meminta pimpinan daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyampaikan berbagai himbauan dan ajakan dengan bahasa sejuk dan jangan sampai dengan bahasa menakutkan dan meresahkan masyarakat.

“Masyarakat Aceh sangat mengharapkan pimpinan ditingkat mana saja dalam menyampaikan berbagai informasi usahakan dengan bahasa yang sejuk dan tidak membuat masyarakat semakin panik, gelisah,” ujarnya melalui Serambinews.com, Senin (30/03/2020).

Bupati Rocky : Dana Desa Bisa Digunakan Cegah Corona

Cegah Corona, KNPI Subulussalam Bagikan Hand Sanitizer dan Suplemen untuk Abang Becak dan Buruh

Ujian Nasional SMA/MA di Aceh Ditiadakan, Masa Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 30 Mei

Waled Nu menambahkan, masyarakat Aceh saat ini sedang dilanda susah dan jangan disusahkan lagi dengan bahasa yang kurang bagus walaupun itu ada benarnya.

Sebaiknya, pilihlah bahasa yang santun dan bijaksana sehingga masyarakat Aceh semakin percaya dan yakin langkah yang
dilakukan pimpinan daerah dalam mencegah penyebaran virus corona.

Selain itu, Waled Nu juga mengharapkan siapa saja untuk tidak menyebarkan berita tidak jelas sumbernya atau istilah sekarang berita hoak atau bohong.

Masyarakat Aceh masih sangat percaya kepada pimpinan daerah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona dan sampaikan dengan bahasa santun sehingga masyarakat semakin yakin langkah dan kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk rakyatnya.

Tgk Nuruzzahri kembali mengajak semua pihak selain langkah dengan berbagai aksi lapangan juga usaha dengan doa tolak bala harus terus digelorakan secara pribadi masing-masing sehingga wabah yang
menakutkan menjauh dari bumi Serambi Mekkah.

Bahasa yang sejuk akan mendatangkan ketenangan masyarakat dan menambah semangat masyarakat
untuk sama-sama berusaha dengan berbagai cara pencegahan virus corona.
(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved