Unsyiah Tiadakan Wisuda, Lulusan Tetap Terima Ijazah

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan meniadakan prosesi wisuda untuk lulusan periode Februari-April 2020

HUMAS UNSYIAH
Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng 

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan meniadakan prosesi wisuda untuk lulusan periode Februari-April 2020. Keputusan yang tertuang dalam Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Akademik Nomor: B/1525/UN11/WA.00.01/2020, ini diambil karena masa pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di lingkungan universitas itu sudah diperpanjang sampai akhir semester genap 2019/2020.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, mengatakan, sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut, maka lulusan Unsyiah periode itu langsung diberikan ijazah yang rencananya dilakukan pada Mei mendatang. “Nanti, ijazah diberikan langsung kepada lulusan dengan cara mengambilnya di Sub Bagian Akademik Fakultas/Pascasarjana masing-masing. Pengambilan ijazah harus mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Rektor.

Prof Samsul seperti disampaikan kembali oleh Kepala Humas Unsyiah, Chairil Munawir MT SE MM, dalam siaran pers, kepada Serambi, Kamis (2/4/2020), mengungkapkan, Unsyiah harus mengambil kebijakan meniadakan wisuda karena kondisi wabah Covid-19 sampai kini masih belum mereda. Untuk itu, sambung Rektor, acara wisuda tidak mungkin dilaksanakan karena kegiatan tersebut mengumpulkan banyak orang.

Meskipun demikian, Prof Samsul memastikan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi makna kelulusan bagi setiap alumni Unsyiah. “Kita paham bahwa bagi sebagian orang, wisuda adalah momen yang sangat berharga. Tapi, kondisi sekarang tidak memungkinkan untuk melaksanakan hal itu. Namun, percayalah Unsyiah tetap bangga dan mengapresiasi setiap lulusannya,” tandas Rektor.

Seperti diketahui, Unsyiah melalui Surat Edaran Rektor sudah memperpanjang masa pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan universitas itu, dari 30 Maret 2020 menjadi akhir semester genap 2019/2020. Akibatnya, dalam durasi waktu tersebut semua kegiatan akademik di kampus dihentikan.

Di sisi lain, Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Dr Ir Samsul Rizal Meng, menegaskan, peniadaan wisuda ini juga bertujuan agar lulusan Unsyiah bisa segera mendapatkan ijazah. Dengan demikian, mereka bisa memanfaatkan ijazah tersebut untuk mencari kerja atau berbagai keperluan lain, tanpa harus menunggu prosesi wisuda yang belum bisa dipastikan jadwal pelaksanaannya.

“Kalau wisuda ditunda, maka otomatis ijazah tidak bisa diberikan. Jadi, kita putuskan untuk meniadakan wisuda kali ini, sehingga lulusan Unsyiah bisa segera memiliki ijazah mereka,” ucap Prof Samsul, seperti disampaikan kembali oleh Kepala Humas Unsyiah, Chairil Munawir MT SE MM, dalam siaran pers, kepada Serambi, Kamis (2/4/2020).

Sekiranya kondisi sudah kondusif, tambah Rektor, wisuda periode Mei-Juli 2020 bisa dilaksanakan pada Agustus nanti. “Kepada lulusan periode Fabruari-April boleh mendaftarkan dirinya kembali untuk mengikuti wisuda pada bulan Agustus tersebut,” demikian Prof Samsul Rizal.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved