Update Corona di Simeulue

Mulai Hari Ini Simeulue Cabut Jam Malam, Pelaku Usaha Bisa Beraktifitas Lagi

Ada pun dasar dicabutnya jam malam tersebut, berdasarkan Keppres nomor 11 tahun 2020 tentang darurat kesehatan.

SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Juru bicara satgas covid-19 Kabupaten Simeulue (tengah) didampingi Kadis Kesehatan, saat menggelar jumpa pers terkait dicabutnya "jam malam" di Simeulue, Sabtu (4/4/2020). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Pemerintah Kabupaten Simeulue secara resmi mencabut jam malam di wilayah kepulauan itu.

Pencabutan jam malam itu mulai berlaku Sabtu (4/4/2020)disampaik juru bicara sebagaimana disampaikan Satgas Covid-19 Simeulue, Ali Muhayatsyah SH, dalam jumpa pers di sekretariat satgas covid-19.

Ada pun dasar dicabutnya jam malam tersebut, berdasarkan Keppres nomor 11 tahun 2020 tentang darurat kesehatan.

Kemudian berdasarkan delapan perintah Kapolri setelah Keppres darurat Corona ditetapkan oleh Presiden RI.

Atas dasar itu, maka Forum Komunikasih Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simeulue memutuskan, pertama membatalkan surat maklumat bersama Forkopimda Kabupaten Simeulue tentang penerapan jam malam dalam penanganan corona virus di kabupaten Simeulue.

VIDEO - Berlakukan Social Distancing, Pelabuhan Jetty Meulaboh Perketat Pengawasan Penumpang

APD dan Masker dari Gugus Pusat, Tiba di Aceh Melalui Lanud SIM Blangbintang, Ini Jumlahnya

VIDEO - Kondisi Terkini Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar

Kedua, membatalkan surat edaran terkait penutupan usaha yang bisa mengumpulkan orang banyak seperti rumah maka, warung kopi, kafe, hiburan dan tempat usaha lainnya.

Ali Muhayatsyah menambahkan, mulai saat ini ditiadakannya jam malam di seluruh wilayah Kabupaten Simeulue terhitung mulai 4 April 2020.

Namun demikian, kepada pemilik usaha yang membuka kembali usahanya, diimbau kepada para pelaku usaha untuk dapat memperhatikan dan menaati aspek kesehatan.

"Seperti dianjurkan Pukul 23.30 WIB semua usaha wajib tutup. Kemudian menyediakan tempat cuci tangan. Menjaga jarak, baik kondisi berdiri maupun duduk. Dan hindari untuk tidak bersentuhan langsung," jelas jubir covid-19 Simeulue.

Lebih lanjut, untuk kegiatan keagamaan, seperti takziah dan lainnya tetap berjalan seperti biasa, namun tetap menjaga aspek kesehatan, dan tetap menjaga jarak.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved