Breaking News:

Pembina Pramuka Bunuh & Perkosa Siswi SMP, Ini Faktanya: Sudah Rencakan Hingga Jasad Korban Dibuang

Polisi yang mendapat laporan dari keluarga korban langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku tidak sampai tiga jam sejak peristiwa tersebut t

(KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO)
Ilustrasi perkosaan 

Pesan tersebut berisi arahan kepada korban untuk datang ke sekolah agar mengikuti kegiatan pramuka.

Padahal, saat itu sekolah sedang kosong dan diliburkan.

Keesokan paginya, korban yang merasa tidak curiga menemui pelaku di sekolah dengan diantar kedua orangtuanya yang ketika itu menunggu di depan pagar sekolah.

Saat bertemu, RN hanya seorang diri dan langsung menuju ke lapangan belakang sekolah karena disuruh oleh Aldy.

BREAKING NEWS: Heboh, Mayat Seorang Wanita Tua Ditemukan Bersimbah Darah di Subulussalam

Benarkah Cuaca Panas Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Hasil Penelitian BMKG dan UGM

"Saat tiba di lapangan itu, korban diminta berbalik badan. Pelaku lali memukulnya dari belakang menggunakan balok kayu," kata Wahyu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu (4/4/2020).

Setelah dipukul menggunakan balok kayu, pelaku yang mengira korban sudah tewas terkejut melihat tubuh korban masih bergerak.

Melihat itu, ia langsung menusukkan kayu ke tubuh korban secara berulang-ulang hingga akhirnya korban tewas di tempat.

"Saat meninggal, korban pun diperkosa oleh pelaku. Setelah itu jenazah korban diikat dan ditinggalkan di kebun," jelas Wahyu.

Orang tua korban yang mengantar anaknya merasa kebingungan lantaran anaknya tidak kunjung keluar dari sekolah hingga sore.

Akhirnya, keluarga pun melaporkan ke polisi bahwa RN telah hilang.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved