Breaking News:

Cegah Covid 19 di Gayo Lues

Bupati M Amru Minta Petani di Gayo Lues Segera Turun ke Sawah, Ini Tujuannya

Bupati mengatakan, selama ini berbagai upaya peringatan dan imbauan serta upaya pencegahan wabah penyakit Covid-19 dilakukan di kabupaten itu.

Penulis: Rasidan | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM
Bupati Gayo Lues, Muhammad Amru 

Bupati mengatakan, selama ini berbagai upaya peringatan dan imbauan serta upaya pencegahan wabah penyakit Covid-19 dilakukan di kabupaten itu.

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN- Bupati Gayo Lues (Galus) M Amru meminta masyarakat khususnya petani segera turun ke sawah.

Hal ini salah satu upaya untuk mencegah wabah virus corona (Covid-19).

Tetap beraktivitas dengan menghindari dari mengasingkan diri dari perkumpulan atau tempat keramaian.

Bupati mengatakan, selama ini berbagai upaya peringatan dan imbauan serta upaya pencegahan wabah penyakit Covid-19 dilakukan di kabupaten itu.

Bisa dilakukan oleh Pemkab Galus dan tim gugus tugas serta peran aktif dari masyarakat lainnya.

Ratusan Rumah di Bireuen Disemprot Disinfektan dan Dipasang Tempat Cuci Tangan

Surat Edaran Menag Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di Tengah Pandemi COVID-19

Harga Masker Gila-gilaan, Anjuran Jokowi Sulit Dipenuhi, Ini Saran Forum PRB untuk Pemerintah Aceh

Bahkan upaya pencegahan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Salah satunya dari relawan dalam hal ini salah satu para relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Galus yang berada di bawah koordinator Dinas Sosial tersebut.

"Masyarakat diminta untuk segera turun ke sawah.

Dinas Pertanian juga sudah diminta untuk segera mengatur dan mengarahkan para petani itu untuk turun ke sawah terutama menjelang bulan Ramadhan," kata Bupati Galus M Amru, Senin (6/4/2020) di Balai Musara Blangkejeren di hadapan para relawan Tagana Galus.

Bupati mengaku, di samping masyarakat diminta untuk segera turun ke sawah sebelum kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan masyarakat itu menipis.

Para petani diharapkan terus memiliki ketersedian kebutuhan rumah tangga tersebut, bahkan hal itu juga dilakukan salah satu sebagai upaya untuk pencegahan wabah Covid-19 di tengah situasi lockdwon.

"Di tengah situasi yang tidak kondusif ini, Pemkab Galus juga sedang menyusun regulasi untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.

Namun hal ini juga perlu disosialisasikan dan disampaikan kepada semua petani untuk tetap beraktivitas dan segera turun ke sawah," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved