Mantan Pasangannya di Solo Kritik Ketidaktegasan Jokowi soal Mudik: Ya Mumet Aku

Menurutnya, hal itu berpotensi menyulitkan meski pemerintah kota telah menyiapkan karantina bagi pemudik yang tiba di wilayahnya.

(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Pemudik bersepeda motor melintasi Jalur Pantura Indramayu - Cirebon, Jawa Barat, Jumat (23/6/2017). Pada H-2 Lebaran, jalur Pantura dipadati kendaraan pemudik khususnya kendaraan roda dua. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Jokowi telah memutuskan untuk tidak melarang masyarakat yang hendak mudik lebaran meski pandemi Covid-19 kian merebak di Indonesia.

Padahal sebelumnya, Jokowi berulang kali menyinggung soal bahaya mudik lebaran di tengah wabah.

"Diputuskan tidak ada pelarangan mudik resmi dari pemerintah," kata Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan seusai rapat terbatas pada Kamis (2/4/2020), dikutip dari Kompas.com.

Ketika ditanya alasannya, jawaban Luhut seolah skeptis dengan sikap masyarakat.

Luhut menyebut besar kemungkinan jika larangan itu di terbitkan pemerintah, akan tetap dilanggar oleh sebagian masyarakat.

Sebagai gantinya, pemerintah menganjurkan agar para pemudik melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

Kendati demikian pemerintah tetap mengimbau masyarakat agar tidak mudik agar tidak membawa penyakit.

Siang Ini Istri Mantan Anggota DPRK Subulussalam Dicambuk, Terkait Chat Mesum  

Bukan dari Kelelawar, Ilmuwan Sebut Virus Corona Muncul Gegara Manusia itu Sendiri

Malaysia Ungkap Dua Titik Baru Penyebaran Virus Corona, Salah Satunya Berada Dekat Indonesia

"Kita imbau kesadaran bahwa kalau anda mudik, nanti bawa penyakit, hampir pasti bawa penyakit. Kalau membawa penyakit itu di daerah ada yang meninggal, bisa keluargamu," kata Luhut.

Menyikapi keputusan Presiden Joko Widodo, mantan pasangannya saat menjabat sebagai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo angkat bicara.

Rudi yang menggantikan jabatan Jokowi sebagai Wali Kota Solo periode Oktober 2012 sampai Agustus 2015 itu menuturkan, keputusan pemerintah pusat terlalu berisiko.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved