VIRUS CORONA SERANG DUNIA

Di Tengah-tengah Karantina, Samsung Harapkan Keuntungan Besar

bersamaan karantina besar-besaran terhadap lebih separuh penduduk Bumi, Samsung mengharapkan keuntungan besar.

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Di tengah-tengah sejumlah kota besar dunia memberlakukan lockdown, bersamaan karantina besar-besaran terhadap lebih separuh penduduk Bumi, Samsung mengharapkan keuntungan besar.

Perusahaan raksasa Korea Selatan (Korsel), itu, Samsung Electronics, Selasa (7/4/2020) mengharapkan profit besar pada kuartal pertama tahun ini atau sampai Juni 2020.

Facebook akan Lakukan Survei Kondisi Kesehatan Pengguna di AS sebagai Peta Infeksi Corona

Perkiraan itu berdasarkan jumlah warga yang terkena karantina, lebih dari separuh penduduk Bumi, sehingga akan beralih ke layanan data cloud.

Pandemi itu mendatangkan malapetaka ekonomi global, Samsung sendiri telah menghentikan operasi di 11 jalur perakitan luar negeri pada Selasa (7/4) dan secara luas diperkirakan akan menyebabkan resesi.

Para analis memperkirakan bisnis smartphone dan elektronik akan diterpa penurunan permintaan konsumen.

Tetapi pada awalnya, perubahan pola prilaku di antara sejumlah besar orang yang dipaksa tinggal di rumah di seluruh dunia telah menghasilkan keuntungan bagi pembuat smartphone dan chip memori terbesar di dunia itu.

Sering Mengalami Pusing, Waspadai, Simak Cara Ini Untuk Mengobatinya

Dalam tiga bulan pertama atau sampai Maret 2020, laba operasi Samsung naik 2,7 persen menjadi sekitar 6,4 triliun won atau 5,2 miliar dolar AS atrau sekitar Rp 83,6 triliun, seperti dilansir AFP, Selasa (7/4/2020).

Angka itu di atas ekspektasi, dan didasarkan pada penjualan 55 triliun won, naik lima persen dari tahun ke tahun. "

Ada permintaan tinggi untuk chip memori server data, karena semakin banyak orang bekerja dari rumah karena wabah corona," kata Tom Kangseorang analis di Counterpoint, peneliti pasar Hong Kong.

"Kami juga melihat kenaikan permintaan untuk laptop karena kami memiliki banyak perusahaan yang tidak sepenuhnya siap untuk bekerja secara digital.” katanya.

Halaman
12
Penulis: M Nur Pakar
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved