Virus Corona Serang Dunia

VIDEO New York Makamkan Jenazah Korban Corona di Kuburan Massal, Catatkan Kematian Terbanyak

Pemerintah New York City di Amerika Serikat telah memutuskan untuk menguburkan secara massal korban-korban virus corona di Pulau Hart.

LUCAS JACKSON/REUTERS
Lihat Foto Gambar yang diambil dari drone menunjukkan pekerja sedang menggali kuburan massal di Hart Island, New York, untuk memakamkan para korban meninggal akibat virus corona. Foto diambil pada 9 April 2020. (LUCAS JACKSON/REUTERS) 

SERAMBINEWS.COM - Kasus kematian akibat virus corona COVID-19 di Amerika Serikat menembus angka 16.686.

Negara bagian New York di Amerika Serikat ( AS) kini mencatatkan jumlah kasus virus corona terbanyak.

Tidak hanya di AS, tapi juga apabila dibandingkan dengan negara lain di seluruh dunia.

Pemerintah setempat sudah menyiapkan kuburan massal untuk jenazah terinfeksi di Pulau Hart, New York.

Jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan New York sebanyak 159.937, usai tambahan 10.000 kasus pada Kamis (9/4/2020).

Angka tersebut lebih tinggi dari dua negara dengan kasus terbanyak Eropa, yakni Spanyol (153.222 kasus) dan Italia (143.626).

New York bahkan jumlah kasusnya lebih banyak dibandingkan China (81.907), tempat virus corona pertama kali muncul.

Sementara itu, AS sendiri secara keseluruhan telah mencatatkan 468.895 kasus dengan hampir 16.700 korban meninggal dunia.

Namun untuk jumlah korban meninggal, Italia masih menjadi negara terbanyak dengan 18.279 jiwa, diikuti AS (16.697), dan Spanyol (15.447).

New York mencatatkan sekitar 7.000 korban meninggal, lebih rendah dari Italia dan Spanyol, tapi dua kali jumlah korban di China (3.336).

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved