Breaking News:

Aceh Salurkan Paket Bahan Pokok

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iransyah MT, Kamis (9/4/2020) siang, menyalurkan sebanyak 61.584 paket bantuan kebutuhan pokok

HUMAS PEMERINTAH ACEH
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama istri didampingi Sekda Aceh Taqwallah pada peluncuran program pembagian sembako secara simbolis untuk masyarakat Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie, di Kantor Dinsos Aceh, Kamis (9/4/2020). 

* Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iransyah MT, Kamis (9/4/2020) siang, menyalurkan sebanyak 61.584 paket bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat Aceh di 23 kabupaten/kota yang terdampak Covid-19. Bantuan bahan pokok itu disalurkan secara simbolis di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh.

Seremoni penyaluran bantuan tersebut dihadiri Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, Kabinda Aceh, Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras, Wakil Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk Husaini A Wahab, Wakil Bupati Pidie, Fadhullah T M Daud, Kadinkes Aceh, dr Hanif, Kadis Sosial Drs Al Hudri Msi, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, dan undangan lainnya.

Bantuan kebutuhan pokok tersebut berisi 10 kilogram (kg) beras, 2 kg minyak goreng, 2 kg gula pasir, satu dus mi instan, dan empat kaleng ikan sarden. Penyerahan bantuan diawali kata sambutan yang disampaikan Kadis Sosial Aceh, Al Hudri. Setelah itu dilakukan penyerahan SK Bupati/ Wali Kota tentang daftar penerima bantuan kebutuhan pokok dampak Covid-19 dari Wakil Wali Kota Banda Aceh, Wakil Bupati Aceh Besar, dan Wakil Bupati Pidie kepada Plt Gubernur Aceh.

Selanjutnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyerahkan bantuan kebutuhan pokok secara simbolis kepada Wakil Wali Kota Banda Aceh, Wakil Bupati Aceh Besar, dan Wakil Bupati Pidie. Dalam program penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak Cobid-19, Kota Banda Aceh mendapat bantuan sebanyak 3.409 paket, Aceh Besar 2.814 paket, dan Pidie mencapai 8.069 paket.

Plt Guberur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, bantuan kebutuhan pokok yang diluncurkan itu, diberikan kepada masyarakat Aceh yang terkena dampak sosial dan ekonomi akibat wabah Covid-19. Antara lain, nelayan, petani, peternak, pedagang keliling, UMKM, IKM, buruh harian lepas, buruh bangunan, tukang ojek, dan sejenisnya.

“Dalam masa darurat Covid-19 ini banyak kegiatan usaha yang tutup, sehingga mereka kesulitan untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarganya. Maka Pemerintah Aceh memberikan bantuan itu kepada mereka, agar keluarganya bisa tetap makan,” ujar Nova Iriansyah.

Penerima bantuan kebutuhan pokok akibat terdampak Covid-19 ini, tegas Plt Gubernur Aceh, adalah orang yang tidak terdaftar dalam list penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari dana APBN. Alasannya, karena mereka sudah menerima secara bulanan bantuan PKH dan BNPT dari pemerintah pusat, melalui rekening banknya masing-masing. Sehingga mereka tidak dibenarkan lagi untuk menerima bantuan tersebut.

Demi rasa keadilan dan pemerataan, tandas Nova, program jaringan pengaman sosial yang disalurkan ini, untuk membantu dan menjawab keresahan masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan ini bisa saja terus berlanjut untuk beberapa bulan ke depan. Untuk melanjutkannya, mereka akan mengkaji kembali kondisi bulan depan, apakah masih perlu dilanjutkan atau tidak.

“Kalau perlu, kita teruskan. Tapi kalau sudah cukup, misalnya kondisi kegiatan usaha informal, seperti UMKM, IKM, pedagang keliling, buruh harian lepas, buruh bangunan sudah bekerja kembali di berbagai  kegiatan proyek dan pelaksanaan pekerjaan proyek pemerintah sudah berjalan kembali, akan kita stop,” imbuh Nova.

Pada kesempatan itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali menegaskan komitmennya melindungi seluruh tenaga kesehatan yang saat ini berjuang dalam penanganan Covid-19 di Aceh. Pasalnya ketika wabah menyerang, maka aspek yang lebih dahulu terganggu adalah kesehatan

“Kesiapan tenaga medis, kesejahteraan asupan gizi, keamanan dan kenyamanan petugas medis adalah yang utama saat ini. Mari kita doakan, membantu dan memfasilitasi petugas medis. Kita berharap petugas medis kita tetap sehat, asupan gizinya tetap baik, istirahatnya cukup dan mudah-mudahan mereka nyaman bekerja,” imbau Plt Gubernur.

Selama ini, sambung Nova, seluruh upaya pencegahan sudah dijalankan. Semua saran dan masukan semua kita akomodasi. Karena dalam kondisi wabah seperti ini tidak cukup dengan menjalankan visi dan misi pemerintah saja, tetapi membutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Pada aspek kesehatan, tindakan preventif promotif sudah dan terus kita lakukan, tindakan kuratif kita sudah mempersiapkan mulai dari yang paling isolatif yaitu ruang Respiratory Intensif Care Unit saat ini ada 24 ruang, selanjutnya ada klinik Penyakit Infeksi New Emerging dan Re Emerging atau Pinere. Alhamdulillah, infrastruktur kesehatan terkait penanganan Covid-19 sudah kita persiapkan,” lanjut Nova.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved