Kupi Beungoh

Sembako di Antara Tiga Jalur Virus Corona

Solusinya (untuk menghambat masuk virus), menurut sahabatku, sangat sederhana. Mata pakai kacamata, hidung dan mulut pakai masker.

HO/SERAMBINEWS.COM
Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin. 

Oleh: Nasir Nurdin*)

BA'DA Jumat, 10 April 2020, bertepatan hari pertama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, seorang sahabat mengirim pesan WhatsApp ke ponsel saya.

“Izin Abangda. Jika sampai lockdown seperti di negara lain atau PSBB seperti di Jakarta, bagaimana pelaku bisnis menghidupkan usaha, menggaji pekerja, belum lagi THR di depan mata. Jual aset pun belum tentu laku.”

Sahabatku itu, seorang pengusaha papan atas di Aceh ikut melampirkan link berita dari salah satu stasiun tv nasional.

Berita itu mengutip penjelasan Tim Gugus Tugas Covid-19 tentang imbauan menggunakan masker demi mencegah penularan virus mematikan itu.

“Menurut Tim Gugus Tugas Covid-19 virus (corona) masuk melalui mata, hidung, dan mulut,” tulis sahabatku.

Dia melanjutkan, “Akar masalah (yang harusnya) dibereskan. Orang sakit diobati dan orang sehat jangan sampai sakit.”

Solusinya (untuk menghambat masuk virus), menurut sahabatku, sangat sederhana. Mata pakai kacamata, hidung dan mulut pakai masker.

VIDEO - Perawat Meninggal Karena Positif Corona, Warga Tolak Jenazahnya Dimakamkan

Baru Ada 13 Kasus Corona & Belum Ada Kematian, Kota Ini Sudah Siapkan 600 Kuburan, Ini Alasannya

Tiga PDP asal Aceh yang Positif Berdasarkan Rapid Test Ternyata Hasil Swab-nya Semua Negatif Corona

Daripada beli sembako, katanya, hanya tahan beberapa saat.

Lebih baik dananya dialihkan beli APD masyarakat, misalnya kacamata dan masker kain (kalau memungkinkan tambah sabun).

Halaman
123
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved