Breaking News:

Kupi Beungoh

Sembako di Antara Tiga Jalur Virus Corona

Solusinya (untuk menghambat masuk virus), menurut sahabatku, sangat sederhana. Mata pakai kacamata, hidung dan mulut pakai masker.

HO/SERAMBINEWS.COM
Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin. 

Jika APD rakyat sudah terpenuhi, pemerintah membuat peraturan tegas. APD yang sudah dibagi wajib pakai. Membangkang akan dikenakan sanksi tegas.

Pabrik masker dijaga ketat oleh aparat. Jika sudah cukup untuk kebutuhan medis, pasarkan untuk kepentingan masyarakat.

Masyarakat bisa membeli secara mudah dan terjangkau.

Golnya apa? “Masyarakat bisa tetap aktivitas cari rezeki. Kas negara bisa digunakan untuk kebutuhan pembangunan yang lain,” katanya.

“Semudah itu?,” timpalku.

“Ya, kalau bisa mudah, kenapa harus rumit. Abangda kan tahu, pintu masuk virus hanya tiga; mata, hidung, mulut. Sudahkah pemerintah habis-habisan (memfasilitasi masyarakat) untuk menutup ketiga pintu masuk ini?,” sergahnya.

Belum sempat saya jawab “sudah atau belum”, dia menguatkan argumennya.

“Jika masyarakat sudah pakai kacamata dan masker, cuci tangan dan jaga jarak, biarkan mereka bekerja mencari rezeki. Pemerintah (dengan aparatur dan kewenangannya), silakan mengawasi.”

Penyebarannya Terus Meningkat, Kenali Ciri-ciri Virus Corona hingga Pencegahannya

Gejala dan Ciri-ciri Orang yang Terinfeksi Virus Corona, Simak Juga Cara Pencegahannya

Kategori Baru Kasus Virus Corona: Orang Tanpa Gejala (OTG), Apa Ciri-cirinya?

Lalu, bagaimana dengan pembagian sembako yang merupakan salah satu program social safety net untuk mereka yang terimbas Covid-19?

“Yang dibutuhkan rakyat bukan sembako tetapi APD untuk menghambat virus masuk dan mereka tetap bisa bekerja. Silakan pemerintah mengawasi, termasuk physical distancing.”

Halaman
123
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved