Breaking News:

Update Corona di Indonesia

Kisah Pilu Petugas RS Mandikan Jenazah Pasien Corona, Istri dan Anak Pilih Pulang ke Rumah Orang Tua

Cerita-cerita pilu di tengah wabah Corona yang menghantam Indonesia, kerap berasal dari tenaga medis.

Editor: Faisal Zamzami
Tribun Lampung
Amri Tua, petugas memandikan jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). 

SERAMBINEWS.COM, LAMPUNG - Cerita-cerita pilu di tengah wabah Corona yang menghantam Indonesia, kerap berasal dari tenaga medis.

Mereka lah yang menjadi pahlawan, bekerja di garda terdepan untuk menangani para pasien Covid-19.

Di antara petugas medis itu, tentu saja tak terkecuali petugas memandikan jenazah di rumah sakit.

 
Ya, sesuai imbauan resmi Kementerian Agama, jenazah pasien Covid-19 tetap harus melalui proses dimandikan.

Satu kisah haru dialami oleh seorang petugas memandikan jenazah atau pemulasaran di Lampung.

Namanya pria itu adalah Amri Tua.

Ia merupakan anggota tim forensik Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Sudah 10 tahun, ia memandikan jenazah di RSUDAM.

Namun memandikan jenazah pasien Corona, merupakan pengalaman pertamanya.

Namun tugas itu tetap ia emban dengan penuh tanggungjawab.

Amri menceritakan, pertama kali memandikan jenazah pasien positif Corona saat sedang piket.

Saat itu, ada satu pasien positif Corona menghembuskan nafas terakhirnya.

Sebagai personel yang sedang tugas hari itu, ia pun memandikan jenazah tersebut.

Proses pemandiannya sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerntah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved