Breaking News:

Update Corona di Indonesia

Kisah Pilu Petugas RS Mandikan Jenazah Pasien Corona, Istri dan Anak Pilih Pulang ke Rumah Orang Tua

Cerita-cerita pilu di tengah wabah Corona yang menghantam Indonesia, kerap berasal dari tenaga medis.

Editor: Faisal Zamzami
Tribun Lampung
Amri Tua, petugas memandikan jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). 

"Saya mengenakan alat pelindung diri lengkap. Usai dimandikan jasad disemprot disinfektan.

Lalu dibalut plastik bening dan disemprot lagi, setelah itu dikafani dan semprot lagi jadi memang sedikit rumit dengan jasad biasa," ceritanya, Minggu (12/4/2020).

Setelah jasad dimandikan, langsung diantar ambulans menuju pemakamannya.

Setelah selesai proses pemandian tersebut, dirinya pun langsung membersihkan diri di RSUDAM sehingga benar-benar steril saat pulang ke rumah.

Namun saat pulang ke rumah, sang istri justru ketakutan dan khawatir.

Karena itu, memintanya untuk menjaga jarak dahulu, terutama dengan anak-anak mereka.

"Jadi saya pulang ke rumah masuk lewat pintu belakang.

Istri saya bilang jangan dulu dekat-dekat anak.

Selama 10 tahun saya memandikan jenazah, baru kali ini istri saya takut dan khawatir begitu," ceritanya.

Karena sang istri khawatir, maka ia mensetujui permintaannya.

Amri mengatakan, sebelum kebagian jatah memandikan jenazah pasien Corona, sang istri memang telah melarang dirinya untuk melakukan itu.

Namun, karena hal tersebut merupakan tugas negara, maka tetap ia jalankan dengan penuh tanggungjawab.

Pengalaman serupa dialami petugas pemulasaran lainnya, Stadi Prihatno.

Menurutnya, sejak ia memandikan jenazah pasien Corona, istri dan kedua anaknya memilih untuk sementara tinggal bersama orangtuanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved