Breaking News:

Bahan Baku Obat dan Alat Kesehatan di Indonesia Masih Impor, Menteri BUMN: Sangat Menyedihkan

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saat ini mayoritas bahan baku untuk obat-obatan dan alat kesehatan yang beredar di Indonesia masih impor

(Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA )
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir saat meninjau Apotek Kimia Farma di Jakarta, Rabu (4/3/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Indonesia sepertinya belum lepas dari kebiasan impor berbagai kebutuhan dari luar negeri.

Kali ini kebiasaan impor itu disoroti oleh salah menteri dalam kabinet.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, saat ini mayoritas bahan baku untuk obat-obatan dan alat kesehatan yang beredar di Indonesia masih impor.

Mantan bos klub sepak bola Inter Milan ini mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

Hingga Hari Ini, Jumlah ODP Kasus Covid-19 Aceh 1.468 Orang

“Mohon maaf kalau saya bicara ini, sangat menyedihkan kalau negara sebesar Indonesia ini, 90 persen bahan baku dari luar negeri untuk industri obat.

Sama juga alat kesehatan, mayoritas dari luar negeri,” ujar Erick usai meninjau RS Pertamina Jaya, Kamis (16/4/2020).

Menurut Erick, mewabahnya virus corona di Indonesia harus dijadikan cambukan untuk mengubah hal tersebut.

Dengan demikian, nantinya bangsa Indonesia tak akan lagi tergantung dengan negara lain.

“Saya mohon maaf kalau menyinggung beberapa pihak. Janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga alat kesehatan mesti impor, bahan baku mesti impor,” kata Erick.

Bhayangkari Brimobda Aceh Bagikan Nasi Kotak dan Masker ke Pekerja Bangunan dan Nelayan

Atas dasar itu, Erick mengajak semua pihak mempunyai komitmen untuk mengubah hal tersebut.

Halaman
12
Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved