Breaking News:

Berita Politik

Banleg DPRA Usulkan 10 Raqan Prioritas Tahun 2020, Anggaran Pembahasan Rp 1,2 Miliar

Pada saat rapat pembahasan nanti Banleg DPRA akan menerapkan standar protokol kesehatan sesuai instruksi WHO dan peraturan pemerintah.

SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL BIN ZAIRI
Anggota DPRA, Bardan Sahidi. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Legislasi (Banleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengusulkan 10 judul rancangan qanun (raqan) prioritas tahun 2020.

Dari 10 judul raqan itu, empat raqan merupakan usulan eksekutif, selebihnya merupakan raqan sisa pembahasan tahun 2019.

Wakil Ketua Banleg DPRA, Bardan Sahidi kepada Serambinews.com, Kamis (16/4/2020), menyampaikan, sebelum menyepakati 10 judul raqan tersebut, pihaknya sudah duduk dengan tim pemerintah Aceh yang dihadiri Asisten I M Jafar dan Karo Hukum, Amrizal J Prang.

DPRA dan Sekda Aceh Gelar Rapat Perdana Terkait Penanganan Covid-19, Ini Pokok Pembahasannya

DPRA Minta Penegak Hukum Awasi Penyaluran Paket Sembako dari Pemerintah Aceh

Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Siapkan Skema Jaring Pengaman Sosial

Rapat itu dipimpin Ketua Banleg, Azhar Abdurrahman dan diikuti anggota Banleg lainnya. Rapat di tengah pandemi Covid-19 itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker dan menjaga jarak.

Ke-10 raqan prioritas tersebut, menurut Bardan, perlu segera dibahas sebagai pijakan Pemerintah Aceh dalam bersikap.

Pihaknya sudah menyampaikan ke 10 judul raqan itu kepada Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin untuk disiapkan SK pembahas.

"Contoh pada rancangan qanun perlindungan petani, tahun lalu ada petani kita (Tgk Munirwan) yang dipersoalkan hanya karena ide dan pemikiran tentang benih (IF8)," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Anggota DPRA: Tutup Bandara, Perketat Perbatasan Aceh-Sumut

Wali Nanggroe Malik Mahmud Minta Sikap Saling tak Percaya DPRA-Pemprov Dikesampingkan

Banleg DPRA Jadwal Ulang Pembahasan Prolegda 2020 karena Corona

Banleg, lanjut Bardan, sudah menargetkan pembahasan kesepuluh raqan tersebut sampai akhir tahun.

Di sisi lain, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran pembahasan sebesar Rp 1,2 miliar
untuk 10 raqan prioritas tahun 2020.

"Dengan anggaran Rp 1,2 miliar ini relatif terjangkaulah untuk target 10 raqan prioritas. Pun demikian, dinamika saat pembahasan pasti akan ada karena menampung banyak pikiran dan pendapat dari berbagai lapisan masyarakat sebagai obyek qanun," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bardan juga menyampaikan pada saat rapat pembahasan nanti Banleg DPRA akan menerapkan standar protokol kesehatan sesuai instruksi WHO dan peraturan pemerintah dalam percepatan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

"Kecuali untuk kunjugan kerja dan konsultasi tidak dapat dilaksanakan. Jika pun diperlukan, kita akan melakukan konsultasi dengan menggunakan jaringan video conference," demikian Bardan Sahidi. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Said Kamaruzzaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved