Breaking News:

Update Corona di Bireuen

ODP dan Traveller Bireuen Terus Berkurang, Ini Datanya

"Jumlah ODP di Bireuen dari 26 orang pada Selasa (14/04/2020), sekarang tinggal 11 orang lagi. Sedangkan traveller tersisa 612 orang...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
For. Serambinews.com
Husaini SH MH, juru bicara gugus tugas penanggulangan virus corona Bireuen. 

"Jumlah ODP di Bireuen dari 26 orang pada Selasa (14/04/2020), sekarang tinggal 11 orang lagi. Sedangkan traveller tersisa 612 orang, dari sebelumnya 1.112 orang," ujar Husaini SH MH, selaku juru bicara tim gugus tugas Bireuen.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Data terbaru dari juru bicara gugus tugas penanggulangan virus corona Bireuen, Kamis (16/04/2020) jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan orang yang baru pulang dari luar negeri atau daerah (traveller) selama pandemi virus Corona di Bireuen sudah berkurang.

"Jumlah ODP di Bireuen dari 26 orang pada Selasa (14/04/2020), sekarang tinggal 11 orang lagi. Sedangkan traveller tersisa 612 orang, dari sebelumnya 1.112 orang," ujar Husaini SH MH, selaku juru bicara tim gugus tugas Bireuen kepada Serambinews.com, Kamis (16/4/2020).

Berkurangnya ODP karena sudah selesai menjalani masa isolasi mandiri di rumah masing masing .

Sebagaimana protokol penanganan virus corona.

Begitu juga para traveller yang sudah lama pulang selesai didata dan telah menjalani karantina mandiri selama ini.

Sehingga data traveller dimatangkan.

Sedangkan dua orang ODP yang ditempatkan di gedung Diklat Cot Batee Geulungku, Pandrah, Bireuen beberapa hari lalu masih menjalani masa karantina.

Tiang Listrik PLN Tumbang, Sapi Peliharaan di Lamreh, Aceh Besar Tersengat Kabel Listrik

Husaini mengharapkan, berbagai pihak apabila ada traveler yang baru pulang dari luar negeri atau daerah pandemi virus Corona untuk segera melakukan koordinasi.

Sehingga memudahkan pemantauan dan langkah berikutnya.

Selain itu, bagi warga yang baru pulang untuk segera memberitahukan kepada perangkat desa, sebagaimana imbauan pemerintah.

Ditambahkan, hampir seluruh desa sudah terbentuk tim relawan untuk penanganan dan pencegahan virus Corona.

Adanya tim sampai ke desa, untuk memudahkan pemantauan serta koordinasi.

Sehingga protokol penanganan dan pencegahan virus Corona berjalan dengan baik. (*)

Pagi Ini Maluku Utara dan Sumbawa Diguncang Gempa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved