Video
VIDEO - Polres Aceh Tamiang Tingkatkan Perhatian Terhadap TKI yang Menjalani Isolasi Mandiri
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian menjelaskan saat ini terdapat 38 TKI yang sudah pulang dari Malaysia melalui jalur Medan dan Batam.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kondisi TKI yang telah pulang ke Aceh Tamiang menjadi perhatian khusus polisi.
Pendataan bukan lagi sekadar menyangkut jumlah, tapi juga mengenai kondisi mereka selama menjalani isolasi mandiri.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian menjelaskan saat ini terdapat 38 TKI yang sudah pulang dari Malaysia melalui jalur Medan dan Batam.
Setibanya di rumah masing-masing, seluruhnya diwajibkan menjalani isolasi secara mandiri selama 14 hari.
Namun Zulhir menilai program isolasi ini bisa gagal karena disebabkan kondisi perekonomian sebagian TKI terbilang kurang baik.
Sebagian TKI terpaksa ke luar rumah untuk mencari nafkah.
Secara khusus Zulhir telah meminta seluruh Kapolsek di jajarannya mendata ulang TKI untuk mengetahui kondisi perekonomian.
Setelah didata diketahui ada 30 TKI yang perekonomiannya kurang baik.
Untuk itu Polres Aceh Tamiang menyalurkan sembako agar bisa membantu TKI menjalani isolasi mandiri dengan baik.
Zulhir juga kembali mengingatkan warga yang baru pulang dari daerah transmisi Corona segera melapor ke perangkat kampung agar bisa diberi pengawasan selama menjalani isolasi.
Di sisi lain, penjagaan di kawasan pesisir Aceh Tamiang yang dikhawatirkan menjadi pintu masuk dari luar negeri secara ilegal terus dilakukan.
Polisi memastikan sejauh ini jalur pesisir tersebut masih steril dan seluruh TKI yang saat ini sudah pulang ke kampung menggunakan jalur resmi, baik dari Medan maupun Batam.