Rumah Sakit di Lhokseumawe Sepi, Warga Takut Berobat Karena Corona
Sejak sebulan terakhir, sebagian Rumah Sakit (RS) di Kota Lhokseumawe mengalami penurunan pasien yang berobat
Sejak sebulan terakhir, sebagian Rumah Sakit (RS) di Kota Lhokseumawe mengalami penurunan pasien yang berobat. Hal ini dikarenakan warga enggan berobat lantaran takut tertular virus corona.
Pantauan Serambi di beberapa RS swasta, Sabtu (18/4/2020) terlihat sepi. Jika pun ada pasien, ternyata tidak seramai seperti sebelumnya. Bahkan, penurunan warga yang enggan berobat sekitar 50 persen.
“Saat ini, tren rumah sakit lagi ada penuruan pasien berobat. Warga takut karena saat ini kondisi sedang wabah virus Corona,” ungkap kasi Yanmed RSU Bunga Melati, dr Andry Rayhan melalui telepon, Sabtu (18/4/2020).
Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengakui, banyak masyarakat hingga saat ini tak mau berobat di rumah sakit karena tertular virus Covid-19. " Dari hasil pantauan beberapa waktu lalu, ada penurunan pasien yang berobat di sejumlah rumah sakit swasta,” jelasnya.
Pemko melalui Dinas Keseatan, kata Suaidi Yahya, sudah diberi instruksi agar melakukan sosialisasi kepada warga agar jangan ada yang takut untuk berobat ke rumah sakit atau ke Pukesemas.
“Saat ini, kunjungan pasien berobat ke Pukesmas menurun hampir 80 persen. Kini, warga lebih memilih membeli obat ke apotek, bukan lagi melalui resep dokter. Tentu saja ini yang menjadi persoalan bagi Pemerintah,” kata Wali Kota.
Karena itulah, dia sudah memerintahkan pihak Dinkes untuk mensosialisasikan kepada warga, agar jangan takut untuk berobat ke rumah sakit atau Puskemas. Sebab, pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus tetap menjadi perhatian serius pihaknya.(zak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-sakit-pmi-tampak-sepi-karena-warga-enggan.jpg)