Update Corona di Aceh Utara
Setiba di Posko Covid-19 Aceh Utara, Perantau dari Bali dan Jakarta Dibawa ke Shelter
Keduanya adalah AJ (29) asal Kecamatan Simpang Keuramat yang baru pulang dari Bali. Sedangkan satu lagi HI (26) pemuda asal Kecamatan Kuta Makmur.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Keduanya adalah AJ (29) asal Kecamatan Simpang Keuramat yang baru pulang dari Bali. Sedangkan satu lagi HI (26) pemuda asal Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Tim Gugus Penanganan Percepatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pada Selasa (21/4/2020), kembali membawa dua perantau dari luar daerah ke Shelter di kawasan Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Keduanya adalah AJ (29) asal Kecamatan Simpang Keuramat yang baru pulang dari Bali.
Sedangkan satu lagi HI (26) pemuda asal Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Sehari sebelumnya, dua pria dijemput ke rumah yaitu MJ asal Simpang Keuramat dan ES warga Kecamatan Kuta Makmur, karena tak melapor ke tim.
“AJ yang pulang dari Bali tiba di Posko Covid-19 di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon pada pukul 06.15 WIB dengan bus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Ners Mahzar kepada Serambinews.com, Selasa (21/4/2020).
Disebutkan, saat diperiksa oleh petugas, suhu tubuh pria tersebut capai 36.7.
• Larangan Mudik Mulai Berlaku 24 April 2020, Ini Sanksi bagi Warga yang Nekat Mudik
Ia juga memiliki riwayat asam lambung akibat perjalanan jauh.
“Lalu tak lama kemudian, pria tersebut langsung dibawa ke shelter,” ujar Mahzar.
Sedangkan HI pulang dari Jakarta ke Aceh Utara dengan menumpangi truk pengangkut barang dan tiba di posko covid-19 pada pukul 01 : 51 WIB.
Pemuda itu suhu tubuhnya ketika diperiksa 36.3, mengalami batuk sesekali, dan memiliki riwayat asam lambung.
“HI juga langsung dibawa petugas ke shelter. Mereka masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena memiliki perjalanan dari luar daerah, karena itu perlu menjalani karantina selama 14 hari,” ujar Kabid Yankes Dinas Kesehatan Aceh Utara.
Ditambahkan, hingga kini jumlah perantau yang sudah menjalani karantina di Shelter sudah sembilan orang.
Namun, dari jumlah itu sebagiannya sudah selesai menjalani karantina sehingga diizinkan pulang. (*)