Breaking News:

Ramadan Sebentar Lagi, Bolehkah Berpuasa 1 atau 2 Hari Lebih Cepat? Ini Penjelasannya

apakah berpuasa satu atau dua hari sebelum memasuki bulan Ramadan diperbolehkan?Berikut jawaban yang diberikan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat

Tribunnews.com
Ilustrasi Puasa 

لا تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلا يَوْمَيْنِ إِلا رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

“Jangan mendahului Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari (sebelumnya). Kecuali seseorang yang terbiasa berpuasa, maka (tidak mengapa) berpuasalah.” (HR. Al-Bukhari no. 1914 dan Muslim no. 1082)

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad menjelaskan, ketika akan memasuki bulan Ramadan, hendaknya kita mempersiapkan fisik dan mental secara spiritual.

Tujuannya agar kita benar-benar fit saat memasuki bulan Ramadan.

Viral, Seorang Wanita Pakai Masker Terjatuh dari Lantai 12 Gedung, Begini Kondisinya Saat Ditemukan

6 Dokter dan 12 Tenaga Medis Bertugas di Gedung Diklat, Pantau Warga Bireuen yang Mengisolasi Diri

Kecuali, kita sudah terbiasa untuk berpuasa.

Oleh karena itu, dalam pandangan mahzab Syafi'i, orang yang tidak berpuasa sunnah lalu sengaja berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadan dalam rangka menyambut bulan Ramadan, maka hukumnya haram.

Namun, bila orang itu sudah terbiasa berpuasa sunnah, maka tidak ada masalah ia berpuasa untuk besok hari.

Misal besok hari Kamis, ia terbiasa melaksanakan puasa Senin-Kamis.

Jumhurul ulama membolehkan puasa sunah sebelum Ramadan sebagaimana dikutip dari kitab Fathul Bari karangan Ibnu Hajar al-'Asqalani.

Jika Kim Jong Un Meninggal, Ini Dampak dan Prediksi Terhadap Korut, Trump Harap Dia Baik-baik Saja

Jumhurul ulama mengatakan, boleh berpuasa sunnah setelah puasa nisfu sya'ban.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved