Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Petugas Bongkar Lapak Jualan Daging Meugang di Lhokseumawe, Ini Alasannya

Petugas pada Pukul 00.00 WIB Kamis (23/4/2020), membongkar lapak pedagang daging meugang, di kawasan pasar Inpres Lhokseumawe.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Petugas gabungan Satpol-PP, TNI, Polisi, membongkar lapak pedagang daging meugang, di kawasan Pasar Inpres Lhokseumawe, Kamis (22/4/2020). 

 Petugas pada Pukul 00.00 WIB Kamis (23/4/2020), membongkar lapak pedagang daging meugang, di kawasan pasar Inpres Lhokseumawe.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Petugas TNI, Polisi dan Satpol PP/WH turun ke lokasi untuk mengimbau tak ada menjual daging meugang di Pasar Inpres.

Petugas ini bersama tim gugus tugas penanggulangan covid-19 Kota Lhokseumawe.

Petugas pada Pukul 00.00 WIB Kamis (23/4/2020), membongkar lapak pedagang daging meugang, di kawasan pasar Inpres Lhokseumawe.

Diberitakan sebelumya, pihak Pemko Lhokseumawe bersama Forkopimda, melarang bagi pedagang daging meugang di kawasan pasar Kota Lhokseumawe.

Hal ini dikarenakan untuk mencegahya keramaian yang rawan penyebaran pendemi Virus Corona.

“Sebelumnya sudah kita beritahukan, yang bahwa, tradisi meugang tetap tidak bisa dihilangkan.

Harga Bawang Merah Kalahkan Bawang Putih Impor

Terkait Forkopimda Razia Wajib Pakai Masker, Ini Penegasan Sekda Lhokseumawe

Menurut Muhammadiyah, Jadwal Awal Puasa 1 Ramadhan 2020/1441 H Jumat 24 April, 1 Syawal 24 Mei

Hanya saja pedagang jangan menjual daging di Pasar.

Namun jika memang ada memotong sapi, sebaiknya dilakukan desa masing-masing,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kepada serambinews.com, Kamis (23/4/2020).

Suaidi Yahya, mengatakan hingga saat ini ia telah memerintahkan petugas Satpol-PP, untuk tetap siaga di pasar Inpres Lhokseumawe, sampai pukul 11.00 WIB.

 “Saya telah perintahkan agar petugas jangan pulang, siaga di lokasi jangan sampai ada pedagang yang membandel untuk berjualan lagi daging meugang,” ungkapnya.

Pemerintah bersama Forkopimda telah menyampaikan anjuran tidak ada tradisi meugang kali ini sesuai anjuran Wali Kota Lhokseumawe, terkait pedemi COVID-19.

Pedagang sudah kita arahkan untuk menjual di gampong masing-masing.

Hal inipun kembali dipertegas aparat yang melakukan peninjauan lokasi pasar Inpres," demikian Suaidi Yahya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved