Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Terkait Forkopimda Razia Wajib Pakai Masker, Ini Penegasan Sekda Lhokseumawe

Jadi lanjut T Adnan, ini peringatan pertama dengan membuat surat pernyataan, bahwa mereka itu tidak mengulangi lagi dan kedepan akan memakai masker.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Sekdako Lhokseumawe, T Adnan SE. 

Jadi lanjut T Adnan, ini peringatan pertama dengan membuat surat pernyataan, bahwa mereka itu tidak mengulangi lagi dan kedepan akan memakai masker.  

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Sekda Kota Lhokseumawe, T Adnan yang juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe, pada saat melakukan razia wajib pakai masker, bersama Forkopimda kembali menegaskan bahwa razia saat ini yang dilakukan oleh pemerintah Kota Lhokseumawe, yaitu salah satu upaya  paling efektif untuk penularan virus corona dengan memakai masker.

Tentu hal ini yang kita harapkan kepada warga jangan anggap remeh lagi terkait masalah memakai masker, ini harus serius.

Jadi untuk warga semua juga ikut membantu kalau ada kawan-kawan yang tak pakai masker disarankan wajib pakai masker, karena berdasarkan teori dengan memakai masker sangat efektif salah satu dalam mencegah untuk menyebarnya virus corona ini.

“Hari ini dapat dilihat warga  yang terjaring kira-kira mungkin 50 persen ada, yang kita razia dan Alhamduilillah sebagian warga sudah mulai mentaati memekai masker,” Kata Sekda Lhokseumawe, T Adnan, kepada Serambinews.com, Rabu (22/4/2020).

Lakukan Shalat Taubat & Mandi Wajib Disarankan UAS Sehari Sebelum Ramadhan, Ini Tata Caranya

Nantikan Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 2020, Puasa Jatuh pada Tanggal? Jumat, 24 April?

320 Guru Aceh Besar Ikuti Program PembaTIK, Ini Empat Level yang Bisa Dicapai

Jadi lanjut T Adnan, ini peringatan pertama dengan membuat surat pernyataan, bahwa mereka itu tidak mengulangi lagi dan kedepan akan memakai masker.

Kemudian petugas mendata warga dengan cara meminta fotocopy ktp, bila sewaktu-waktu yang bersangkutan kedapatan razia tak memakai masker kedua kalinya, mungkin itu akan diberikan sanksi.

“Nah terkait masalah sanksi ini kan kita sama-sama dalam rangka melakukan pencegahan, kalau warga tidak patuh artinya mereka menghambat usaha pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19,” pungkasnya.

T Adnan menegaskan, bagi warga yang tak meggunakan masker bisa dikenakan berupa hukuman pidana, karena mereka salah satu yang menghambat usaha pemerintah dalam hal pencegahan.

“Jadi kita harapkan ini sanksinya bukan main-main ya, ini nanti bisa mengarah ke pidana karena dia menghambat pemerintah dalam usaha mencegah penularan virus Corona, dan dampakannya akan jadi korban kesemua orang,” demikian T Adnan. (*)

  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved