Breaking News:

Cegah Kerumunan Pembeli, Wali Kota Atur Jarak Pedagang Takjil  

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya bersama Forkompinda melakukan sidak terhadap pedagang takjil di Jalan Perdagangan

Editor: bakri
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
Wali Kota Lhok seu mawe, Suaidi Yahya mengatur jarak pedagang takjil di Jalan Perdagangan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Jumat (24/4/2020) sore. 

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya bersama Forkompinda melakukan sidak terhadap pedagang takjil di Jalan Perdagangan, Kecamatan Banda Sakti, Jumat (24/4/2020).

Pantauan Serambi, sejak pukul 16.00 WIB, petugas gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lhokseumawe tiba di lokasi jajanan berbuka. Mereka langsung mengarahkan pedagang agar lapak jualan harus berjarak lima meter sesuai yang sudah disepakati.

Sempat terjadi dialog antara penjual dengan Wali Kota, Suaidi Yahya. Akan tetapi, mereka tetap patuh apa yang disampaikan. Karena ini merupakan langkah Pemko mengantisipasi kerumunan, dan keramaian  ketika membeli bukaan sehingga rawan terjadi desakan. "Maksimal jaraknya lima meter. Hal ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan saat warga membeli menu bukaan," kata Suaidi Yahya.

Ia menjelaskan, Pemko tidak melarang pedagang takjil berjualan, namun harus ikuti ketentuan yang sudah disepakati. Bila ada yang melanggar, langsung ditindak. “Bila ada yang masih melanggar, kita larang dan lapaknya langsung diangkat petugas. Kita harapkan pedagang harus mengikuti ketentuan pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Suaidi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pedagang untuk tetap berjualan, dan responnya cukup baik. “Pedagang silahkan berjualan di mana saja di pinggir jalan. Syaratnya, jaga jarak lapak, penjual harus memakai masker, dan jangan ada penumpukan warga. Kalau lapak penuh kita alihkan ke seberang jalan di lokasi tersebut," pungkasnya.(zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved