Corona Serang Dunia
The Times Laporkan Rencana Bergulirnya Kembali Liga Premier
Harian terbesar Inggris, The Times melaporkan telah ada pertemuan dengan para pemilik klub untuk melanjutkan pertandingan yang tersisa.
SERAMBINEWS.COM, LONDON – Harian terbesar Inggris, The Times melaporkan telah ada pertemuan dengan para pemilik klub untuk melanjutkan pertandingan yang tersisa.
Dari beragam rencana, Liga Primer Inggris sedang berupaya dimulainya kembali musim pada 8 Juni 2020 mendatang.
Tetapi, semuanya harus di pintu tertutup karena pandemi virus Corona akan mencapai puncaknya pada 27 Juli 2020, menurut The Times.
Surat kabar itu mengklaim para pemimpin sepakbola, bersama badan olahraga lainnya telah mengadakan pembicaraan.
Bahkan, sudah melobi pemerintah Inggris tentang kapan dapat melanjutkan dengan beragam alasan yang dapat disetujui.
Liga Premier memiliki 92 pertandingan tersisa sejak musim ditunda pada 13 Maret 2020, dengan Liverpool hampir mendekati gelar EPL pertama mereka.
The Times mengatakan bos Liga Premier masih berbagi ide atas 'Project Restart' dengan pemegang saham pekan lalu.
• Inggris Masih Lockdown, Ini Rencana Liga Premier
• Bos Bundesliga Minta Klub Bayar Kepercayaan ke Kanselir, Pertandingan Dimulai 9 Mei
Direncanakan, pertandingan itu akan dimainkan secara tertutup , maksimal hanya 400 orang akan diizinkan hadir.
Terutama, media meskipun jika dinyatakan negatif terhadap virus dan di stadion tertentu untuk membatasi sumber daya terbatas dari layanan medis.
Perubahan tambahan akan diperkenalkan untuk memastikan langkah-langkah jarak sosial.
Sedangkanpara pemain diminta untuk kembali berlatih secara individu.
Mereka juga menyarankan 22 Agustus 2020 sebagai dimulainya lagi musim 2020/21.
Tetapi, Jika musim tidak dapat dilanjutkan , maka seperti Liga Belanda akan ditinggalkan tanpa promosi atau degradasi dan akan menjadi mimpi buruk bagi klub.
Langkah-langkah yang diambil untuk meringankan penderitaan klub, EPL bersama DLA Piper, sebuah firma hukum telah memberi nasihat tentang kesepakatan hak siar TV untuk liga di masa lalu dengan pinjaman darurat, 12,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 193 miliar per klub.
Beberapa klub telah mencapai kesepakatan dengan pemain mereka untuk meringankan beban keuangan.
Southampton, West Ham United, Sheffield United dan Watford telah menyetujui penangguhan pemotongan gaji pemain.
Sebaliknya mayoritas pemain Arsenal telah menyetujui pengurangan upah sebesar 12,5 persen.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/markas-newcastle-united.jpg)