Update Corona di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang Wacanakan Wajib Masker di Masjid, Pandemi Covid-19

“Tujuannya tidak lain hanya untuk menciptakan kenyamanan kepada seluruh jamaah, jadi ibadah yang khusyuk bisa didapat. Dan terpenting jangan sampai...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang, Mursil saat memakaikan masker kepada masyarakat, baru-baru ini. Kewajiban mengenakan masker akan diterapkan bagi jamaah di masjid. 

“Tujuannya tidak lain hanya untuk menciptakan kenyamanan kepada seluruh jamaah, jadi ibadah yang khusyuk bisa didapat. Dan terpenting jangan sampai masjid kita ada yang kosong,” kata Mursil, Rabu (29/4/2020).

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang semakin memperluas kewajiban mengenakan masker di area publik.

Kali ini, sasaran yang masuk zona wajib masker ialah masjid.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil menjelaskan kebijakan ini masih dalam kajian Gugus Tugas Covid-19 dan dalam waktu dekat akan diterapkan.

Kewajiban bermasker ini ditegaskannya, hanya untuk memberikan kenyamanan antar-jamaah, ketika sedang melaksanakan shalat berjamaah.

Secara priibadi, dia tidak ingin melihat masjid kosong karena ketakutan jamaah terpapar virus Corona.

“Tujuannya tidak lain hanya untuk menciptakan kenyamanan kepada seluruh jamaah, jadi ibadah yang khusyuk bisa didapat. Dan terpenting jangan sampai masjid kita ada yang kosong,” kata Mursil, Rabu (29/4/2020).

Polres Aceh Bangun Tiga Posko Operasi Ketupat, Ini Lokasinya

Namun sebelum kebijakan ini diterapkan, Mursil lebih fokus mewajibkan penggunaan masker di internal pemerintahan.

Saat ini kata dia, seluruh ASN maupun warga yang berkepentingan ke kantor pemerintahan diwajibkan mengenakan masker.

“Bila ada yang tetap nekat tidak memakai masker, maka dia tidak akan dilayani. Ini sudah kesekapatan kita dalam melindungi semua masyarkat dari bahaya Corona,” sambungnya.

Perkembangan penyebaran virus Corona di Aceh Tamiang pada Rabu (29/4/2020) sedikit membaik, setelah dua ODP dinyatakan sehat.

Kabar baik ini menjadikan jumpah ODP di Aceh Tamiang menyisakan 10 orang.

Tim informasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Dr Hardekky menjelaskan, secara keseluruhan jumlah orang yang telah selesai menjalani pemantauan 14 hari menjadi 83 orang.

“Seluruhnya dalam keadaan sehat serta tidak ditemukan gejala Covid-19,” kata Hardekky melalui rilis. (*)

Jalan Semadam-Tanoh Alas Masih Lumpuh, Truk Angkut Beko Terperosok di Jembatan belum Ditarik

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved