Dalam Sunyi, Tangke Band Luncurkan Lagu Pertama Berbahasa Indonesia
Grup band Aceh ini memberi judul “Dalam Sunyi” untuk single terbaru mereka. Ini merupakan lagu berbahasa Indonesia pertama yang dirilis Tangke Band.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Mulanya, secarik komposisi akustik dengan dominasi minor dipendam setahun lamanya oleh Hendra Kurniawan (bassist Tangke) dalam lembar pribadinya.
Sejenak disimak, dawai dalam musik itu lirih dan mengalun lambat. Sangat akrab di telinga.
Begitulah kalimat pembuka deskripsi single terbaru Tangke Band di akun Youtube mereka.
Grup band Aceh ini memberi judul “Dalam Sunyi” untuk single terbaru mereka.
Ini merupakan lagu berbahasa Indonesia pertama yang dirilis Tangke Band.
Kenapa single ini berbahasa Indonesia?
“Kami ingin gubahan-gubahan lirik di Tangke bisa dinikmati oleh kalangan yang lebih luas,” kata Subur Dani, vokalis Tangke Band menjawab Serambinews.com Rabu (29/4/2020).
Lagu “Dalam Sunyi” ini diciptakan oleh Subur Dani.
“Mungkin ini hanya satu yang berbahasa Indonesia. Single-single selanjutnya tetap berbahasa Aceh,” kata Dani.
“Namun kami melihat dulu bagaimana respons penikmat musik nantinya,” lanjut dia.
Pemuda yang berprofesi sebagai Wartawan Serambi Indonesia Group (Serambinews.com/SerambiTV) ini berkisah, album perdana Tangke dirilis pada tahun 2015 silam.
Album itu berisi 10 lagu yang semuanya berbahasa Aceh.
“Sudah 5 tahun kami tidak mengeluarkan karya terbaru,” kata Abati (ayah) dari Airin ini.
“Awal tahun 2020, kami coba inisiasi untuk buat album kedua, tapi karena kesibukan semua personel, kami pilih untuk mengeluarkan single,” ujarnya.
Berikut video klip Tangke - Dalam Sunyi.
DALAM SUNYI
TANGKE
Cipta: Subur Dani
Arr: Hendra
Berteduh dalam sepi
Bersimpuh tubuh ini
Munajatku yang tinggi
Lepaskan resah hati
Bersujud dalam sunyi
Pada cinta abadi
Berserah jiwa ini
Teguhkan mimpi-mimpi
Jejak-jejak singgah
Bulir alpa kian resah
Derap derap langkah
Kian risau tak berarah
Kuberlindung dalam dekap
Cintamu yang hakiki
Kubersimpuh dalam ingat
Peluk daku kan kembali
Teguh rindu menghampiri
Bawa daku tuk kembali
Rapuh langkah ku mencari
Cintamu yang abadi
Dalam deskripsi lagu tersebut di Youtube, Tangke Band menuliskan kalimat-kalimat yang bercerita tentang lagu tersebut.
"Mulanya, secarik komposisi akustik dengan dominasi minor dipendam setahun lamanya oleh Hendra Kurniawan (bassist Tangke) dalam lembar pribadinya. Sejenak disimak, dawai dalam musik itu lirih dan mengalun lambat. Sangat akrab di telinga.
Di sisi lain, bertaut dengan kemunculan sampar sejak akhir tahun 2019 lalu, Tangke tergerak ingin menukil sesuatu. Banyak yang terlintas di kepala, namun muaranya tetap tuaian resah ketika kita dirundung jarak dengan sesama, bahkan was-was pada mair yang siap menerpa setiap saat.
Lalu berkah Ramadhan menyusul, bulan di mana interaksi penuh semarak hadir mengiringi takzim dan simpuh memohon ampun pada Yang Maha Segala.
Momen penuh kontemplasi pun hadir dalam keresahan itu. Sementara Tangke ingin sekali mengabadikan kesan personal tentangnya. Karya instrumental Hendra tadi berpadu kemudian dengan lirik gubahan Subur Dani (vokalis).
'Dalam Sunyi' bercerita tentang rentang kembara. Bak memimpikan kenyamanan dalam rahim ibu, manusia senantiasa mencari dekap. Ingin rasanya kembali ke sana menggapai ketenangan dan menjauh dari hiruk pikuk peradaban.
Namun keadaan pula yang kadung menghadapkan kita pada jarak yang sunyi. Kendati, ketenangan justru diperoleh saat kita berkenan diam, lantas mengingat kembali hitam-putih kehidupan lewat cerminan masa lalu.
'Dalam Sunyi' tepat mengukuhkan kedaifan manusia di hadapan semesta. Kita yang kerap mendaku, dijejali pongah dan saling gaduh, tapi dengan mudah disungkur taun kerdil yang menyasar tubuh hingga rapuh.
"Maka, sempatkah diam dan merenung sesaat?" Demikian pesan terakhir yang dicerap para personil Tangke saat berusaha menafsir paduan antara karya instrumental Hendra, lirik Subur Dani, dan gerak teatrikal Mahfud saat mengabstraksikan lagu ini.
'Dalam Sunyi' hadir dalam Bahasa Indonesia, suatu tantangan bagi Tangke yang lazim bernyanyi dengan lirik Bahasa Aceh. Namun percayalah, ketika lantunan ini hadir, para pendengar punya cara masing-masing untuk memaknainya.
Selamat menikmati karya sederhana dari kami. Reguklah nuansa itu secukupnya, dan tinggalkan selebihnya. Wallahualam."
Tonton juga penampilan Tangke Band pada acara Malam Anugerah "Serambi Award 2020" di Hotel Hermes Banda Aceh, Jumat (28/2/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tangke-band-dalam-sunyi.jpg)