Breaking News:

Berita Bireuen

Selama Puasa Sampah Bertambah di Bireuen, Warga Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan

Selama bulan puasa, sampah di Bireuen bertambah dibandingkan sebelum puasa. Pertambahan sampah terutama sekali batok kelapa muda, ampas tebu dll

SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Tumpukan sampah Sabtu (02/05/2020) pagi di kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Induk Cureh, Kota Juang Bireuen sebelum diangkut ke TPA Blang Beruru, Peudada, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Selama bulan puasa, sampah di Bireuen bertambah dibandingkan sebelum puasa.

Pertambahan sampah terutama sekali batok kelapa muda, ampas tebu maupun sampah lainnya termasuk sampah rumah tangga.

Amatan Serambinews.com, hampir setiap lokasi jualan jajanan berbuka terdapat tumpukan batok kepala maupun ampas tebu.

Sebagian memang ditempatkan pada sudut lokasi jualan dan ada juga yang membiarkan sampah begitu saja menunggu dipindahkan petugas kebersihan.

Liga Inggris - Klub Premier League Borong Masker Canggih

“Banyak pedagang kelapa muda batoknya dibiarkan di dekat lokasi jualan, hanya sebagian yang setelah selesai jualan membuang ke tempat pembuangan sampah sementara di dekat pasar induk Cureh,” ujar Razali, warga Bireuen kepada Serambinews.com, Sabtu (02/05/2020).

Sampah memang tidak berserakan luas, namun hampir merata di setiap kawasan jualan air kelapa muda dan air tebu terdapat tumpukan sampah yang pada malamnya dibersihkan petugas kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bireuen, Dr Murdani melalui Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pertamanan, Said Faisal kepada Serambinews.com, Sabtu (02/05/2020) mengatakan volume sampah di Bireuen, setiap harinya dibuang petugas kebersihan ke TPA Blang Beururu, Kecamatan Peudada selama puasa bertambah berkisar lima sampai tujuh kubik dari kondisi normal.

Bupati Pidie Jaya Tunjuk Jailani Beuramat Sebagai Plt Sekda Pijay

Meningkatkan sampah sejak seminggu terakhir karena ramai warga jualan aneka makanan, minuman buka puasa dan bertambahnya kebutuhan konsumsi masyarakat selama Ramadhan.

"Volume sampah bertambah sejak beberapa hari terakhir dan masih sanggup tertangani dikarenakan adanya
penambahan dua unit truk tahun lalu yang kita operasikan tahun ini," sebutnya.

Dikatakan, volume penambahan sampah baru berkisar lima sampai tujuh kubik, sampah rumah tangga dan pedagang, pertambahan di kawasan kota Juang, pasar kecamatan.

Said Faisal berharap pedagang jajanan berbuka maupun warga agar membuang sampah dengan tertib dan tidak sembarangan yang berserakan di jalan.

Harga Emas Turun Hari ini, Berikut Daftar Lengkap Harganya

“Tolong bantu petugas kebersihan dengan membuang sampah pada tempat pembuangan sementara dan
jangan berserakan di jalan menggangu warga yang melintas,” ujarnya.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved