Breaking News:

Komisi II Minta Penanganan Sungai Kluet Diprioritaskan  

Ketua Komisi II DPRA, Irpannusir SE SAg MIKom mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat di sepanjang daerah

Dokumen BPBD Aceh Selatan/For Serambinews.com
Kondisi Sungai Kluet yang meluap, sehingga dua rumah di Gampong Keude Padang, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, teramcam amblas ke sungai itu. Foto direkam, Jumat (1/5/2020). 

TAPAKTUAN - Ketua Komisi II DPRA, Irpannusir SE SAg MIKom mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Kluet di Gampong Keude Padang, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan. Pasalnya, saat ini ada dua unit rumah warga terancam amblas ke sungai akibat meluasnya erosi sungai tersebut.

"Saya rasa ini harus menjadi skala prioritas pemerintah karena persoalan erosi di daerah aliran Sungai Kluet ini sudah berlangsung lama dan sudah belasan rumah warga yang sebelumnya juga terpaksa dibongkar," papar Irpannusir kepada Serambi, Sabtu (2/5/2020).

Menurut dia, persoalan Sungai Kluet tersebut memerlukan perhatian khusus, di samping beberapa sungai lainnya di wilayah barat selatan Aceh. "Yang beginilah yang harus selalu menjadi prioritas pemerintah, jangan harus menunggu menelan korban, baik rumah penduduk maupun nyawa, baru kemudian di perbaiki," paparnya. "Jangan malah proyek-proyek yang tidak mendatangkan manfaat bagi masyarakat malah menjadi prioritas," tukas dia.

Oleh karena itu, Irpannusir berharap, kepada Pemerintah Aceh terutama Plt Gubernur selaku eksekutor anggaran untuk benar-benar mengedepankan hati nurani dalam membangun Aceh. "Mari sama-sama kita lihat kondisi ril masyarakat kita yang masih membutuhkan tangan-tangan kuat kita untuk membantu mereka," pungkasnya.

Seperti diberitakan, hujan yang mengguyur Aceh Selatan, sejak Kamis (31/4/2020) hingga Jumat (1/5/2020) sore, mengakibatkan Sungai Kluet meluap dan mengikis tebing sepanjang daerah aliran sungai (DAS) tersebut. Akibat pengikisan tebing sungai yang kian meluas itu, dua rumah di Gampong Keude Padang, Kecamatan Kluet Utara terancam amblas ke sungai, sehingga harus dikosongkan oleh pemiliknya. Kondisi ini diakui Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (1/5/2020) malam.

"Kondisi mutakhir, rumah yang terancam ambruk sudah dikosongkan oleh penduduk gampong dan mengungsikan pemilik rumah ke tempat yang aman. Kebutuhan mendesak, yakni hunian sementara dua unit dan pembangunan tanggul untuk memperkuat tebing sungai 1.000 meter," sebut Cut Syazalisma.(tz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved