Nastar Jadi Primadona untuk Kue Lebaran
Meskipun Lebaran Idul Fitri 1441 H lebih kurang masih sekitar dua minggu lagi. Kaum ibu sudah mulai membeli atau memesan aneka kue
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Meskipun Lebaran Idul Fitri 1441 H lebih kurang masih sekitar dua minggu lagi.
Kaum ibu sudah mulai membeli atau memesan aneka kue untuk disuguhkan saat Hari Raya nanti.
Tahun ini, nastar masih menjadi primadona sebagai kue yang banyak dipesan untuk lebaran.
Owner Cik Siti Cookies, Siti Maghfirah menyampaikannya kepada Serambinews.com, Selasa (5/5/2020).
• TNI-Polri di Nagan Raya Awasi Distribusi Bantuan Dampak Covid-19 Kepada Warga
Dikatakannya, tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Mungkin karena masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sehingga mempengaruhi jenis kue lebaran yang banyak dipesan.
“Selain nastar yang tentu jadi primadona tiap tahunnya, kebanyakan juga memilih jenis snack yang ringan saja seperti macaroni cheese stick.
Alasan customer memilih jenis yang ringan saja, karena mau dijadikan kudapan sendiri saja saat Lebaran nanti,” katanya.
Terkait dengan permintaan kue Lebaran ditengah virus corona ini, dikatakan Siti Maghfirah, untuk orderannya tidak menurun.
• Novi MR, Aktivis Seni dan Guru, Keluhkan tak Semua Siswa di Bireuen Punya Android
Hanya saja butuh waktu yang lama untuk membuka orderan kue lebaran hingga orderannya penuh.
“Biasanya dari awal Ramadhan kita sudah tutup orderan.
Tapi sekarang alhamdulillah sudah banyak, bahkan kita sudah tutup orderan untuk kue kering.
Awalnya sempat sedikit hopeless, peminat akan menurun karena pendemi,” tuturnya.
Sementara untuk harganya, kukis yang ditawarkannya tergolong standar tidak terlalu mahal dan tidak juga terlalu murah, karena kue yang dibuat menggunakan campuran butter dan margarin.
“Tidak hanya menggunakan margarin saja dan juga tidak full butter.
Karena dari pengalaman saya, full butter tidak akan bertahan lama, mudah berbau apek bahkan berjamur.
Sedangkan kita butuh membuat kue kering dalam jangka waktu sangat jauh sebelum lebaran,” sebutnya.
• Alquran dan Buku Agama Banyak Dicari Selama Ramadhan
Berbeda dengan Siti Maghfirah yang langsung menerima orderan dari pelanggan.
Pengusaha kue lainnya di Ajuen, Aceh Besar, Zaitun Hafni yang menitipkan kuenya di sejumlah swalayan yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Ia juga mengatakan kue yang paling dominan peminatnya jelang Lebaran adalah nastar.
“Nastar paling banyak permintaannya. Selain itu, juga ada lontong paris, putri salju dan kue lainnya,” katanya.
Sementara untuk harganya, ia menyebutkan nastar dijual Rp 120.000/kg, lontong paris Rp 120.000/kg, dan putri salju Rp 110.000/kg.
• Fokusgampi Banda Aceh Desak Abusyik Transparan Kelola Dana Covid-19
“Saat ini kita masih produksi membuat kue lebaran untuk memenuhi permintaan di sejumlah swalayan.
Namun karena sedang terjadi virus corona seperti ini, kita juga tidak tahu pasar, bisa jadi habis terjual bisa jadi warga membuat sendiri di rumah,” demikian katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kue-nastar-masih-jadi-primadona-lebaran-idul-fitri.jpg)