Breaking News:

Tragedi Pelaut Indonesia

Jenazah ABK Indonesia Dibuang di Tengah Laut, Kemlu RI Akan Panggil Duta Besar China

KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi mengenai kasus yang dialami oleh ABK Indonesia.

serambi indonesia
Detik-detik Mayat ABK asal Indonesia yang Meninggal di Kapal China Dilempar ke Laut 

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah Indonesia mengambil sikap terkait dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) kepada ABK asal Indonesia di kapal penangkapan ikan asal China.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) akan memanggil Duta Besar China untuk dimintai penjelasan lebih lanjut.

“Guna meminta penjelasan tambahan mengenai alasan pelarungan jenazah (apakah sudah sesuai dengan Ketentuan ILO) dan perlakuan yang diterima ABK WNI lainnya, Kemlu akan memanggil Duta Besar China,” kata Kemlu dalam pernyataannya yang diterima serambinews.com, Kamis (7/5/2020).

Sebelumnya, KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi mengenai kasus yang dialami oleh ABK Indonesia.

Dalam penjelasannya, Kemlu China menerangkan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktek kelautan internasional untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya.

ABK Indonesia Dilempar ke Laut, Kapten Kapal China Sebut Itu Dilarung Karena Penyakit Menular

Kasus pelarungan jenazah ABK Indonesia menjadi viral di publik Indonesia setelah media asal Korea Selatan, MBC memberitakan secara eksklusif mengenai hal ini pada Selasa (5/5/2020).

Kemlu mengatakan akan memberi perhatian​ serius atas permasalahan yang dihadapi ABK Indonesia di kapal ikan berbendera China Long Xin 605 dan Tian Yu 8 yang beberapa hari lalu berlabuh di Busan, Korea Selatan.

Kemlu mengungkapkan bahwa kedua kapal tersebut membawa 46 awak kapal WNI dan 15 diantaranya berasal dari Kapal Long Xin 629.

KBRI Seoul berkoordinasi dengan otoritas setempat telah memulangkan 11 ABK pada 24 April 2020.

Sebanyak 14 ABK lainnya akan dipulangkan pada 8 Mei 2020.

Halaman
1234
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved