Banda Aceh Banjir
75 Persen Gampong di Banda Aceh Terendam Banjir
Ribuan rumah warga terendam akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan Krueng Daroy tersebut.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hujan lebat yang mengguyur kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir.
Ribuan rumah warga terendam akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan Krueng Daroy tersebut.
Di Banda Aceh, banjir mengakibatkan sejumlah jalan protokol ditutup dan melumpuhkan sejumlah tempat usaha.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh, Muzakkir kepada Serambinews.com, Jumat malam (8/5/2020) menyampaikan, hampir 75 persen dari 90 gampong di Banda Aceh tergenangi banjir akibat ujan deras.
Karena drainase yang tersedia tidak mampu menampung air hujan dengan intensitas tinggi.
• Banjir Aceh Besar, 380 Keluarga Mengungsi di Gampong Villa Buana Gardenia dan Gampong Garut
• Kodim Nagan Raya Tingkatkan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19 dengan Menanam Ketela
• Wow, Dalam Satu Bulan Saja, 4.990 Pemudik Masuk Aceh, Risiko Penyebaran Covid-19 Meningkat
Muzakkir menjelaskan, dari sekian banyak gampung yang terendam tersebut, yakni Lamlagang, Neusu Aceh, dan Gampong Neusu Jaya menjadi kawasan dengan ketinggian air yang cukup parah karena berada dekat dengan aliran Krueng Daroy yang debit air nyaris meluap.
Sehingga, kata Muzakkir, aliran air drainase dyang seharusnya masuk ke Krueng Daroy, justru tertahan di kawasan perkampung sekitar DAS tersebut dan merembes hingga ke rumah warga.
Selain itu, Geuce Meunara yang berada dekat aliran sungai kecil juga terimbas dari luapan air.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kendaraan-menerobos-banjir-yang-menggenangi-jalan-sta-johansyah-neusu-baiturrahman-banda-aceh.jpg)