Breaking News:

Komisi VI Keluarkan Rekomendasi Tolak Pemotongan Dana Dayah

Komisi VI DPRA mengeluarkan rekomendasi menolak pemotongan dana dayah sebesar Rp 205 miliar untuk penanganan Covid-19

For serambinews.com
Anggota DPRA, Irawan Abdullah 

BANDA ACEH - Komisi VI DPRA mengeluarkan rekomendasi menolak pemotongan dana dayah sebesar Rp 205 miliar untuk penanganan Covid-19 di Aceh. Rekomendasi yang dikeluarkan pada 5 Mei 2020 itu sudah disampaikan ke Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin agar diteruskan ke Plt Gubernur Aceh atau Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

Ketua Komisi VI DPRA, Tgk H Irawan Abdullah SAg kepada Serambi, Kamis (7/5/2020) menyampaikan pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh pada 5 Mei 2020. Dari hasil pertemuan itu, pihaknya merekomendasikan kepada Ketua DPRA untuk menolak pemotongan dana dayah yang sudah diplot dalam APBA 2020.

"Kami mohon kepada Ketua DPRA untuk dapat menyampaikan rekomendasi penolakan ini kepada Plt Gubernur Aceh cq Tim TAPA. Harapannya untuk dapat segera ditindaklanjuti karena masih dana untuk penanggulangan Covid-19 masih dapat diambil pada pos-pos anggaran lain," kata mantan anggota DPRK Aceh Besar ini.

Irawan menjelaskan, rekomendasi itu dikeluarkan setelah merebaknya isu pemotongan dana dayah tersebut. Karena itu, dalam pertemuan dengan Dinas Pendidikan Dayah Aceh, pihaknya memberikan harapan agar dana dayah dapat dikembalikan lagi ke dinas. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan dayah di Aceh sebagaimana yang sudah direncanakan untuk tahun 2020.

Dalam pertemuan dengan Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Irawan menyatakan bahwa dana dayah yang akan dipotong itu masih dapat dibatalkan. Hal yang sama juga telah dilakukan terhadap dinas-dinas yang lain. "Jadi sekarang tinggal menunggu kebijakan Plt Gubernur dan TAPA untuk segera menindaklanjutinya," pungkasnya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved