Breaking News:

Empat Kafe Ditutup, Langgar Ketentuan Covid-19  

Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menutup sementara empat kafe di wilayah tersebut karena melanggar protokol Covid-19

Editor: bakri
For. Serambinews.com
Surat resmi Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya terkait penutupan sementara kafe di kota setempat. 

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menutup sementara  empat kafe di wilayah tersebut karena melanggar protokol Covid-19. Keempat kafe tersebut yaitu Station Coffee Premium, FN Coffee, Platinium Coffee, dan D Royal Coffee yang berada di Jalan Merdeka Barat dan Merdeka Timur, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kepada Serambi, Jumat (8/5/2020). "Untuk sementara waktu, keempat kafe tersebut operasionalnya kita hentikan dulu terhitung sejak 8 sampai 26 Mei 2020," kata Suaidi.

Perintah penutupan itu tertuang dalam surat Nomor 503/310 tertanggal 6 Mei 2020 yang diteken Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, yang ditujukan kepada empat pemilik kafe tersebut. Dalam surat itu, disebutkan dasar diterbitkannya surat tersebut, di antaranya Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain itu, seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Lhokseumawe tentang antisipasi penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe.

Sebelumnya, kata Suaidi Yahya, keempat kafe itu sudah menyepakati untuk ikut membantu pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona dengan membuat surat pernyataan. "Keempat kafe itu kan sudah pernah kita beri teguran, dan mereka sudah membuat surat pernyataan yang kuat, bahwasannya mereka tidak akan mengulangi lagi kesalahan yaitu melanggar prosedur penanganan covid-19," jelasnya.

Namun lanjutnya, berdasarkan pantauan tim di lapangan, keempat kafe masih kedapatan melanggar aturan soal jarak tempat duduk. "Berdasarkan pelanggaran itu, maka saya keluarkan surat untuk ditutup sementara waktu, jadi jelas ini bukan main-main. Kami mengambil tindakan ini untuk kebaikan orang banyak, jadi kalau (Corona) sudah menyebar nanti, akan sulit untuk dikendalikan," ucapnya.

Untuk itu, Pemko Lhokseumawe meminta kepada keempat pemilik untuk segera menutup operasional kafe sampai waktu yang telah ditentukan.

Pada bagian lain, Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya menegaskan, apabila keempat kafe yang sudah disurati tersebut tetap buka, maka pihaknya bisa menyegel usaha itu. "Kalau mereka tetap buka, maka kita akan mengerahkan petugas untuk membubarkan pengunjung, membongkar tempat duduk, atau tempat usaha itu bisa disegel sampai batas waktu yang ditentukan," pungkas Suaidi. (zak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved