Adiknya Meninggal di Matangkuli Aceh Utara, Begini Ribetnya Ismail Rasyid untuk Pulang Kampung

Sembari menunggu hasil rapid test, Ismail Rasyid meminta surat keterangan kematian dari kampung di Matangkuli, Aceh Utara.

SERAMBINEWS.COM/Handover
CEO PT Trans Continent, Ismail Rasyid. 

Di antara surat yang diurus Ismail Rasyid untuk bisa pulang ke Aceh adalah rapid test Covid-19 dari Eko Hospital Tangerang, Banten.

Sembari menunggu hasil rapid test, Ismail Rasyid meminta surat keterangan kematian dari kampung di Matangkuli.

Setelah menunggu beberapa saat dan memperoleh hasil rapid test negatif, ia segera memesan tiket secara online.

Ada tiga maskapai yang terbang ke Medan pada minggu sore dan malam.

Namun, setelah tiket dibooking, ketiga maskapai itu ternyata membatalkan penerbangan.

Malam itu juga Ismail kembali memesan tiket Lion Air yang terbang pada Senin (11/5/2020) pagi tadi.

“Alhamdulillah akhirnya dapat tiket Batik Air pukul 08.00 pagi,” kata Ismail Rasyid.

“Panjang sekali proses berangkat. Alurnya kira-kira, Rapid Test Covid,  tunggu hasil test, surat keterangan kematian, surat keterangan dokter, booking pesawat yang sangat ribet, sampai di bandara diperiksa berlapis, ditambah pemeriksaan dokter di bandara, dan mengisi beberapa formulir,” urainya.

Ismail Rasyid mengatakan, persyaratan-persyaratan terbang di masa pembatasan ini memang sudah sewajarnya diterapkan, untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Hanya saja, kata Ismail, beberapa persyaratan terkesan terlalu dipaksakan.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved