Breaking News:

Luar Negeri

Masjidil Haram Ditutup, Sutradara Film Saudi Beri Solusi, Seolah-olah Beribadah Langsung

Dengan ditutupnya Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, hanya ulama yang hanya bisa melaksanakan shalat tarawih sendiri sepanjang Ramadhan 1441 H

AFP/ABDEL GHANI BASHIR
Situasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah.(AFP/ABDEL GHANI BASHIR) 

SERAMBINEWS,COM, LOS ANGELES - Dengan ditutupnya Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, hanya ulama yang hanya bisa melaksanakan shalat tarawih sendiri sepanjang Ramadhan 1441 H.

Tetapi umat Islam di seluruh dunia akan dapat beribadah secara digital berkat “Wahi,” virtual reality (VR) atau realitas virtual yang membawa mereka ke Mekkah  dari rumah.

Film berdurasi sembilan menit ini dibuat menggunakan rig kamera VR.

Enam kamera mengarah ke segala arah untuk memberikan pandangan 360 derajat ke seluruh Masjidil Haram.

"Kacamata realitas virtual memberi Anda pengalaman beribadah di Masjidil Haram seperi secara langsung," kaa Almotaz Aljefri, sutradara film Saudi kepada Arab News, Minggu (10/5/2020).

 "Kamu bisa pergi ke segala arah, mengangkat kepalamu atau mengubahnya dengan benar dan ini memberi Anda lebih banyak informasi daripada video biasa," jelasnya.

Para kru menerima dukungan dari pemerintah Saudi, memberi mereka akses ke Mekkah, serta penggunaan drone dan helikopter.

Rekaman video yang dibuat berdampingan dengan Pusat Media Baru di Kementerian Kebudayaan dan Informasi, tersedia di YourTube dan sekarang telah ditonton lebih dari 11 juta kali.

"Kami terkejut bersama dengan staf, bulan lalu lebih dari 8 juta kali kunjungan dan kami menemukan alasannya pasti karena virus Corona,:

“Film ini telah memberikan kesempatan kepada banyak orang yang sekarang tidak bisa pergi ke Masjidil Haram di Mekkah, melalui teknologi ini, ”kata AlJafri.

"Saya percaya bahwa" Wahi "akan memungkinkan Anda untuk melakukan semua ritual di bulan Ramadhan dari rumah Anda,” harapnya.

"Anda dapat mengenakan kacamata untuk melihat dan berkeliling Masjidil Haram dan ada juga landmark bersejarah.”

“Bahkan orang-orang yang mengunjungi Masjidil Haram secara pribadi mungkin merasa sulit untuk mendekati tempat-tempat tertentu seperti Batu Hitam, tetapi  Anda sekarang dapat dengan mudah berkeliaran di sekitar itu sesuai keinginan Anda kapan saja,” ujarnya.

Di tengah krisis global, umat Islam harus menjalankan Ramadhan dengan cara yang baru.

“Berkat teknologi baru ini, berarti mereka tidak akan membiarkan virus menghalangi keyakinan mereka untuk tetap dapat beribadah di Masjidil Haram,” tutupnya.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved