Rabu, 22 April 2026

Truk Pompa Kuras Genangan Banjir

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengerahkan truk pompa portable milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Editor: hasyim
SERAMBI/MISRAN ASRI
Anggota Komsii III DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin dan Kadis PUPR, Ir Jalaluddin mengerahkan truk pompa portable ke Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh yang masih tergenang banjir, Minggu (10/5/2020) dini hari. SERAMBI/MISRAN ASRI 

* Di Permukiman Warga di Lamlagang

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengerahkan truk pompa portable milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banda Aceh, untuk menguras air yang masih menggenangi permukiman warga Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Minggu (10/5/2020) dini hari.

Selain mengerahkan truk pompa portable ke lokasi, pengurasan banjir genangan yang masih memenuhi permukiman warga Dusun 1 dan  2 Gampong Lamlagang itu, Aminullah juga turun memimpin langsung pengurasan tersebut. Penyedotan air genangan banjir menggunakan truk pompa portable yang mampu menguras air berkapasitas 450 liter per detik itu selanjutnya dialirkan ke Krueng Daroy.

Pengurasan air yang dimulai pukul 00.15 WIB sampai 03.55 WIB itu, air genangan di dua dusun Gampong Lamlagang itu pun teratasi. Terhadap langkah cepat Wali Kota Banda Aceh dalam merespos dan mengatasi persoalan air genangan banjir di permukiman warga itu mendapat apresiasi dari M Sukarni dan M Daud, dua tokoh masyarakat setempat.

"Kami para tokoh dan masyarakat justru besok (Senin ini-red) berencana mau beraudiensi dengan Wali Kota menyampaikan perihal genangan banjir yang masih memenuhi dua dusun di desa kami ini. Alhamdulillah, respon beliau yang cepat ini, kami para tokoh mengapresiasi langkah beliau," kata M Sukarni kepada Serambi.

Ia juga mengharapkan Pemerintah Kota Banda Aceh, agar membuat saluran pembuangan dari lingkungan masyarakat Lamlagang yang bisa langsung diarahkan ke sungai.

Pasalnya, kata Sukarni di desa mereka dan beberapa gampong lainnya di sepanjang sungai sedang dilakukan pembangunan Taman Krueng Daroy. Karena itu, harapannya, Pemko Banda Aceh bisa mengarahkan kontraktor atau penanggung jawab pekerjaan Taman Krueng Daroy itu untuk membuat saluran pembuangan yang air dari permukiman warga langsung dialiri ke sungai. "Jadi kalau ada hujan lebat seperti ini air bisa langsung teralirkan ke sungai, sehingga tidak sempat menggenangi permukiman," harap Sukarni.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengungkapkan ia turun dan memimpin langsung penyedotan air dengan mengerahkan truk pompa portable milik Dinas PUPR, begitu mendapat kabar dusun 1 dan 2 di Gampong Lamlagang masih tergenang. "Truk pompa portable ini juga akan kami kerahkan menyedot air genangan di kawasan lain di Kota Banda Aceh," tutup Aminullah.

Jangan Buang Sampah ke Drainase

WALI Kota Aminullah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke drainase dan ke dalam sungai. "Mari kita saling mengingatkan, pentingnya untuk menjaga lingkungan, tidak mambuang sampah ke drainase dan sungai. Karena, kontainer sampah tersedia cukup di seluruh kawasan Banda Aceh," sebutnya.

Bahkan petugas setiap saat mengambil sampah daru setiap kontainer dan bak-bak sampah yang tersedia di kawasan-kawasan Kota Banda Aceh.

"Kami lihat sampah cukup banyak yang dibuang di drainase dan sungai-sungai. Kesadaran menjaga lingkungan kita itu sangat penting dan ini butuh kepedulian bersama," ungkap Aminullah.

Pada saat penyedotan air genangan di dusun 1 dan 2 Gampong Lamlagang, Aminullah ikut didampingi Kadis PUPR Banda Aceh, Ir Jalaluddin MT, serta anggota Komisi III DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin ST.(mir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved