Breaking News:

6 Petani Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Bupati Ancam Tuntut Pemilik Sawah

Sebanyak enam petani di Sragen, Jawa Tengah, tewas akibat tersengat listrik dari jebakan tikus dalam satu bulan terakhir.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Seorang petani ditemukan meninggal dunia di area persawahannya ring road utara Kampung Klumutan, RT 01 Kelurahan Sine, Jumat (8/5/2020) lalu. 

"Dilakukan pemasangan umpan dan tentunya trap yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagu manusia.

Bisa dilakukan pengasapan sarang-sarang tikus dengan harapan anak-anak tikus juga ikut mati," kata Eka.

Selain itu, petani diimbau menggunakan musuh alami yaitu pengembangan burung hantu yang bisa menjadi predator tikus di area persawahan.

 "Penggunaan setrum listrik untuk pengendalian tikus tidak direkomendasikan karena setrum listrik itu sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian baik seluruh hewan maupun orangnya," lanjut Eka.

Selain itu, listrik di sawah juga berbahaya apabila terjadi banjir karena air di sawah juga akan mengandung aliran listrik.

"Seluruhnya kami minta mengedukasi atau sosialisasi kepada masyarakat bahwa penggunaan listrik untuk setrum tikus tidak direkomendasikan atau tidak diperbolehkan," tegasnya.

Kasus Serupa, Petani Tewas Tersengat Jebakan Tikus Beraliran Listrik

Nur Nyamin (51), petani warga Desa Bendo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan tewas tersengat jebakan tikus yang dialiri listrik di area persawahan miliknya.

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan, korban ditemukan tewas pada Minggu (26/4/2020) pukul 22.30 WIB.

 “Korban ditemukan dalam keadan tertelungkup di area sawah miliknya, diduga tersengat aliran listrik jebakan tikus,” ujar Dicky, melalui rilis, Senin (27/4/2020).

Halaman
123
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved