Kupi Beungoh

Ramadhan, Mengejar Taqwa Mengusir Corona

Timbul pertanyaan lagi, sampai kapan kita akan bertahan tetap di rumah? Tidak ada yang bisa menjawab.

SERAMBINEWS.COM/Handover
Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag, Dosen Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh. 

Oleh Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag*)

VIRUS Corona jenis baru atau Covid-19, pertama kali muncul di Kota Wuhan Cina pada akhir tahun 2019.

Virus ini menjadi perhatian masyarakat dunia setelah otoritas kesehatan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada tanggal 20 Januari 2020 mengonfirmasi tiga orang tewas setelah  menderita pneumonia yang disebabkan virus tersebut.

Dalam waktu cepat, virus ini menyebar ke berbagai negara di dunia.

Kemudahan alat transportasi massal, terutama pesawat, membuat virus ini dengan cepat menyebar hingga puluhan ribu kilometer dari Wuhan.

Bahkan, jumlah korban di Amerika, Italia, Spanyol, Iran, dan berbagai negara lainnya, melampaui catatan kematian di negeri asalnya, China.

Di Indonesia, virus corona ini mulai merebak sejak awal Maret 2020.

Aceh yang berada di ujung pulau Sumatera pun tak luput dari serangan corona.

Alhamdulillah, Aceh tidak termasuk dalam daftar daerah pandemi, karena tidak ada kasus transmisi lokal.

Semua kasus positif Covid-19 di Aceh jangkitan dari luar, atau dibawa oleh pendatang maupun orang yang pulang.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved