Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

Saudi Catat 42.925 Kasus Virus Corona

Arab Saudi pada Selasa (12/5/2020) malam mengumumkan jumlah kasus baru virus Corona, Covid-19 dengan penambahan 1.911 orang.

Editor: M Nur Pakar
AFP/FAYEZ NURELDINE
Pekerja Badan Darurat Kesehatan Nasional (NHEOC) memantau perkembangan kasus virus Corona di Riyahd, Arab Saudi pada 3 Mei 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Arab Saudi pada Selasa (12/5/2020) malam mengumumkan jumlah kasus baru virus Corona, Covid-19 dengan penambahan 1.911 orang.

Sehingga jumlah totalnya telah menjadi 42.925 kasus virus Corona Arab Saudi.

Jumlah warga Arab Saudi yang meninggal juga bertambah sebanyak 9 orang, sehingga jumlahnya menjadi 304 kematian.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan jumlah pasien virus Corona yang pulih sebanyak 2.520 orang,  sehingga jumlah totol yang sembuh sebanyak 15.257 orang.

Dilansir ArabNews, Selasa (12/5/2020), Kementerian mengatakan jumlah terbesar kasus COVID-19 ditemukan di ibu kota, Riyadh dengan  443 kasus baru.

Sedangkan yang kedua Mekkah, dengan 407 kasus baru dan Jeddah dengan 306 kasus baru.

Sementara itu, jumlah kasus virus Coronav di enam negara Teluk Arab telah melampaui 100.000 orang sampai Senin (11/5/2020), dengan 557 kematian.

Ini Gaun Khusus Ramadhan Rancangan Desainer Arab Saudi

Korban Virus Corona di Arab Saudi Sudah Mencapai 41.014 Orang

Saudi Hentikan Tunjangan Hidup, PPN Naik 300 Persen

Selain itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Saudi telah menghubungkan peningkatan kasus COVID-19 dengan anak-anak dan perempuan.

Sebanyak 22 persen dari kasus yang dicatat pada Senin (11/5/2020) adalah perempuan dan 7 persen anak-anak.

Petugas SPBU mengisi BBM ke mobil di Riyadh, Arab Saudi, Senin (11/5/2020).
Petugas SPBU mengisi BBM ke mobil di Riyadh, Arab Saudi, Senin (11/5/2020). (AFP/RANIA SANJAR)

"Peningkatan ini disebabkan oleh pertemuan sosial yang ramai dengan cara melanggar nasihat dan instruksi kesehatan," kata Dr  Mohammed Al-Abd Al-Aly.

“Ini ditunjukkan dalam gambar; dalam beberapa hari terakhir, ada peningkatan jumlah perempuan dan anak-anak,  sehingga jumlah warga Saudi yang terpapar virus Corona juga meningkat, ” ujarnya.

Dia mengatakan peningkatan kasus karena kegiatan tertentu telah kembali dan menggambarkan "sangat disayangkan."

Investigasi epidemiologis mengungkapkan beberapa kasus terkait dengan pertemuan 30 orang atau lebih, katanya.

Dia menegaskan hal itu jelas-jelas pelanggaran terhadap tindakan pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang.

“Patuhi petunjuknya dan menjauhlah dari apa pun yang melanggar mereka, terutama berkumpul atau meninggalkan rumah untuk tujuan yang tidak perlu.”

“Mematuhi perilaku higienis yang direkomendasikan, seperti mencuci tangan dan menghindari bersentuhan langsung, ”kata Al-Aly.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved