Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Timur

Disperindag Aceh Gelar Pasar Murah Empat Hari di Aceh Timur, Ini Komoditi yang Dijual

Adapun komoditi yang dijual yakni, beras premium 10 kg Rp 85 ribu, minyak goreng Rp 23 ribu/2 liter, telur Rp 27 ribu per/ papan, dan tepung terigu...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Dok: Disdagkop Aceh Timur
Warga membeli sembako yang dijual Disperindag Aceh, bersama Perum Bulog Divisi Regional Aceh, saat gelar pasar murah di Kecamatan Idi Rayeuk, Rabu (13/5/2020). 

Adapun komoditi yang dijual yakni, beras premium 10 kg Rp 85 ribu, minyak goreng Rp 23 ribu/2 liter, telur Rp 27 ribu per/ papan, dan tepung terigu Rp 7 ribu/ kg.

 Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI -  Dinas Perindutrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, bekerjasama dengan Perum Bulog Divisi Regional Aceh, dan Disdagkop dan UKM Aceh Timur, menggelar pasar di sejumlah kecamatan di Aceh Timur.

Kepala Disdagkop dan UKM Aceh Timur, Iskandar SH, mengatakan pasar murah yang dilaksanakan oleh Disprindag Aceh kerjasama Bulog itu digelar empat hari mulai 13 sampai 16 Mei 2020.

Pada 13 Mei, pasar murah digelar di Kecamatan Idi Rayeuk, 14 Mei di Kecamatan Idi Tunong, 15 Mei di Kecamatan Banda Alam, dan 16 Mei di Kecamatan Ranto Peureulak.

Adapun komoditi yang dijual yakni, beras premium 10 kg Rp 85 ribu, minyak goreng Rp 23 ribu/2 liter, telur Rp 27 ribu per/ papan, dan tepung terigu Rp 7 ribu/ kg.

Sementara di Aceh Timur, jelas Iskandar, sebelumnya sudah tiga kali dilaksanakan pasar murah. 

Sekali sebelum Ramadhan dan dua kali di awal Ramadhan.

Lima Unit Ruko Hangus Terbakar di Depan Hotel Lauser Blangpidie, Api Diduga Berasal dari Ruko Ini

Sembako yang dijual pada pasar murah sebelumnya yakni, gula pasir Rp 25 ribu per 2 kg, telur Rp 30 ribu per papan, dan minyak goreng Rp 20 ribu per 2 liter.

“Pasar murah ini kita gelar untuk menstabilkan harga sembako di pasaran,” ujarIskandar.

Ia menjelaskan, pasar murah selanjutnya digelar usai Idul Fitri.

Karena saat ini sedang berlangsung pasar murah Disperindag Aceh.

Sedangkan, stok gas elpiji 3 kg di pasaran,jelas Iskandar, normal.

Meski sebelumnya, sempat ada laporan terjadi kelangkaan di beberapa tempat.

“Namun setelah pasokan ditambah oleh Pertamina, kini sudah stabil,” jelasnya.

Selama berlangsungnya pasar murah yang digelar Disperindag Aceh, jelas Iskandar, masyarakat diharapkan untuk mematuhi protokoler pencegahan Covid-19, saat membeli sembako. (*)

Lima Ruko Terbakar di Blangpidie, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved