Luar Negeri

Korban Harian Virus Corona Bertambah, 2.000 Lebih Kasus

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Kamis (14/5/2020) malam kembali mengumumkan jumlah korban harian Covid-19.

AFP/Fayez Nureldine
Seorang penjual roti menunggu calon pembeli di mall Hayat, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (14/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Kamis (14/5/2020) malam kembali mengumumkan jumlah korban harian Covid-19.

Untuk Kamis, virus Corona Arab Saudi berjumlah 2.039 atau bertambah dalam sepekan terakhir ini, dari rata-rata 1.900-an per hari.

Hasil skrining cepat ke seluruh kawasan padat penduduk juga menemukan 10 korban meninggal akibat virus Corona.

Dengan penambahan tersebut, maka jumlah kematian akibt virus Corona berjumlah 283 orang.

Sedangkan jumlah total kasus virus Corona Arab Saudi sudah mencapai 46.869 orang.

Kementerian Kesehatan juga melaporkan 1.429 pasien virus Corona telah sembuh, sehingga jumlah yang sehat menjadi 19.051 orang.

Seorang wanita berjalan di mall Hayat yang tampak kosong dari pengunjung di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (14/5/2020).
Seorang wanita berjalan di mall Hayat yang tampak kosong dari pengunjung di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (14/5/2020). (AFP/Fayez Nureldine)

44.830 Warga Saudi Positif Corona, 17.622 Sembuh, 273 Meninggal

Ini Gaun Khusus Ramadhan Rancangan Desainer Arab Saudi

Korban Virus Corona di Arab Saudi Sudah Mencapai 41.014 Orang

Tempat tidur para pasien virus Corona dipersiapkan di rumah sakit lapangan Mekkah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2020).
Tempat tidur para pasien virus Corona dipersiapkan di rumah sakit lapangan Mekkah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2020). (AFP/Bandar al-DANDANI)

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi pada Rabu (13/5/2020) mengatakan hampir 40 persen dari kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di negara itu telah pulih.

Kementerian mengumumkan total yang smebuh 2.365 orang, sehingga jumlah total sembuh menjadi 17.622.

Saat ini ada 26.935 kasus COVID-19 aktif yang menerima perawatan di rumah sakit Saudi, 147 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

"Ini adalah hari kedua berturut-turut di mana pemulihan melebihi jumlah kasus yang dikonfirmasi," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly.

“Baru-baru ini, kami telah melihat persimpangan antara kurva kasus yang baru direkam dan kurva pemulihan.”

“Sementara kurva pemulihan meningkat pesat yang merupakan tanda yang sangat positif," katanya.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved