Berita Gayo Lues

Gedung BLK Tempat Warga Karantina di Gayo Lues Kini Kosong, Ini Jumlah Petugas yang Standby

Gedung BLK di Gayo Lues mulai kosong dalam dua hari terakhir ini, karena tidak ada lagi warga yang dikarantina terkait pandemi Covid-19.

Serambinews.com
Anggota relawan Tagana Galus saat mengantarkan dan membagi nasi bungkus untuk makan malam dan bukaan puasa kepada petugas di gedung BLK Galus tersebut, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Gedung BLK yang berada di desa Lempuh kecamatan Blangkejeren di kabupaten Gayo Lues (Galus) yang selama ini merupakan  tempat warga di karantina dan diisolasi  untuk mengantisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, Minggu (17/6/2020), gedung BLK dilaporkan sudah mulai kosong dalam dua hari terakhir ini. Bahkan untuk saat ini hanya tinggal petugas medis dan tim gugus tugas serta aparat keamanan dari Polisi dan Satpol PP dengan jumlah petugas sekitar 41orang setiap harinya.

Koordinator dapur umum di gedung BLK Blangkejeren,  Matseli, didampingi anggota relawan Tagana Galus lainnya, kepada Serambinws.com, Minggu (17/5/2020) mengatakan, untuk saat ini petugas di gedung BLK tersebut tinggal sekitar 41 orang lagi yang  harus selalu disiapkan   nasi bungkus  berserta  penganan untuk berbuka  berpuasa dan nasi bungkus untuk makan sahur tersebut.

Secara terpisah, ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Galus, Suhaidi kepada Serambinews.com, membenarkan, gedung BLK tempat warga yang dikarantina dan diisolasi selama ini alhamdulillah sudah kosong dan warga yang dikarantina maupun diisolasi selama ini sudah dipulangkan semuanya.  Namun untuk petugas masih selalu ditempatkan dan standby di gedung tersebut, meskipun gedung karantina itu kosong

"Petugas harus selalu berada dan siap di gedung BLK tersebut, meskipun untuk saat ini tidak ada lagi warga yang dikarantina dan diisolasi di kabupaten itu, namun untuk pemeriksaan setiap kendaraan yang masuk   ke Galus terus di perketat di perbatasan dan didepan gedung BLK. Begitu juga dengan warga yang mau keluar dan berpergian dari Galus itu juga dilakukan pemeriksaan dan harus mampu menunjukkan surat jalan atau rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim gugus tugas  dan tim medis dari BLK itu,"sebutnya.(*)

Pemerintah Aceh Didesak Dirikan Posko di Perbatasan Aceh Tamiang

Setelah Viral Boleh Minum Saat Puasa Karena Cuma Latihan, Bocah Ini Minta Maaf, Warganet Merasa Lucu

Viral Video Cara Tenaga Medis Berbuka Puasa Dengan APD Masih Melekat di Badan, Warganet Sedih

Viral Video Nyanyi DS Siti Nurhaliza Hampir Sebut Anaconda, Tetap Merdu Meski Lucu

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved