Breaking News:

Video

VIDEO - 22 Ramadan 1441 H, Masjid Tertua di Canberra Australia Masih Tertutup

Biasanya masjid ini tampak ramai dikunjungi tidak hanya di hari Jum’at, karena memiliki kegiatan pengajian anak-anak warga muslim Canberra.

Laporan Syedara Lon: Teuku Murdani | Australia

SERAMBINEWS.COM, CANBERRA - Walaupun aturan lockdown di Australia sudah dilonggarkan namun masyarakat sepertinya masih memilih tetap di rumah.  

Kondisi ini juga berkaitan dengan musim dingin yang sedang berlangsung di Australia.  

Perkantoran, kampus, dan sekolah rencananya akan dibuka kembali pada bulan Juli mendatang.  

Pantauan pada Jumat (15/5/2020), Mesjid tertua di Canberra juga masih ditutup sesuai dengan pengumuman dan akan dibuka kembali setelah ada instruksi dari pemerintah Australian Capital Territory (ACT).  

Biasanya masjid ini tampak ramai dikunjungi tidak hanya di hari Jum’at, karena memiliki kegiatan pengajian anak-anak warga muslim serta fasilitas lainnya bagi pemuda-pemuda Muslim Canberra.  

Besar kemungkinan tidak ada kegiatan shalat Idul Fitri pada jum’at mendatang di masjid tersebut, karena sampai hari ini belum ada tanda-tanda masjid ini akan segera dibuka kembali, begitu juga dengan dua masjid lainnya di kota ini.  

Suasana pusat Kota Canberra Civic juga terlihat masih sepi, restoran, café, dan Bar masih ditutup.  

Pusat perbelanjaan masih memberlakukan phisical distancing dengan menempelkan tanda antre di lantai, kecuali bagi mereka yang berbelanja bersama keluarga diperbolehkan berkumpul dalam kelompok.  

Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved