Breaking News:

Dua Anak Diserang Ketapel Saat Bangunkan Sahur, Polisi Tangkap Pelaku

Seorang pria berinisial MR (35) ditangkap aparat kepolisian, Minggu (17/5/2020) dini hari.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Polsek Pontianak Utara
Barang bukti ketapel yang telah diamankan dari pelaku, Minggu (17/5/2020) 

Dan juga merasa merasa terganggu dengan teriakan bangun sahur oleh anak-anak.

Pelaku kemudian mengambil ketapel dan melontarkan tiga peluru hingga mengenai anak-anak tersebut.

Komarudin mengatakan pelaku saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan.

Dari keterangannya, pelaku sebelumnya sudah melakukan hal yang sama, namun peluru ketapel tersebut hanya mengenai dua buah kaca mobil.

Dia menyebutkan pelaku akan dijerat dengan pasal 352 ayat 1 tentang penganiayaan ringan junto pasal 80 tentang perlindungan anak.

Komarudin meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan informasi yang menyesatkan di media sosial, yang menyebutkan kedua anak tersebut ditembak menggunakan senjata pistol.

"Bukan penembakan menggunakan senjata, tetapi menggunakan ketapel yang dimiliki oleh pelaku dengan peluru yang terbuat dari gotri,” jelas Komaruddin.

 Dia mengajak masyarakat lebih bijak menyikapi permasalahan, terutama terhadap isu-isu berkembang.

Diakuinya, pasca kejadian itu, banyak beredar atau upaya-upaya provokasi yang dilakukan oleh oknum masyarakat dengan menyebarkanluaskan foto-foto dan video yang bukan kejadian sesungguhnya.

“Sebagaimana yang beredar, ada foto luka tembak dan sebagainya. Itu foto di lokasi lain, dan kejadiannya sudah lama bukan di Kota Pontianak,” kata Komarudin.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved