Luar Negeri
FC Seoul Minta Maaf, Dipicu Kontroversi Boneka Seks 'X-Rated'
Salah satu klub sepak bola top Korea Selatan, Senin (18/5/2020) meminta maaf karena menimbulkan keprihatinan mendalam
SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Salah satu klub sepak bola top Korea Selatan, Senin (18/5/2020) meminta maaf karena menimbulkan keprihatinan mendalam.
Klub itu dituduh menggunakan boneka seks untuk mengisi kursi kosong pada pertandingan akhir pekan.
FC Seoul menegaskan boneka itu digunakan tanpa kehadiran penggemar karena dilarang oleh pemerintah, tetapi tidak memiliki hubungan dengan mainan seks.
Tetapi beberapa penonton buatan, yang dikerahkan untuk pertandingan hari Minggu melawan Gwangju FC, mengenakan kaos dengan logo SoloS, merk salah satu penjual mainan seks.
Manekin lain, yang memakai masker dipisahkan sesuai dengan pedoman jarak sosial, mengadakan plakat yang mengiklankan perusahaan dan beberapa modelnya.
Kebanyakan dari mereka adalah perempuan, tetapi beberapa adalah laki-laki.
FC Seoul mengatakan perusahaan yang menyediakan boneka-boneka itu sebelumnya menyediakannya untuk SoloS, sehingga iklan disesuaikan dengan penyediaan boneka seks.
• Tuntas Jalani Wajib Militer, Bintang Korea Selatan Kembali ke Tottenham Hotspur
• Kim Jong Un Muncul, Tentaranya Tembak Tentara Korea Selatan
• Cina Bentuk Tim Bergaya Samba, Bidik Piala Dunia 2022
"Kami dengan tulus minta maaf karena telah menimbulkan keprihatinan mendalam kepada penggemar," kata FC Seoul dalam sebuah pernyataan.
Hal itu menyusul keributan dari penggemar dan media.
"Kami telah mengkonfirmasi sejak awal bahwa tidak memiliki koneksi dengan mainan seks," kata klub.
Namun penggemar tidak yakin.
“Saya bertanya-tanya, bagaimana mereka sampai pada ide aneh ini. Ini adalah aib internasional," kata seorang kritikus di online.
Penggemar lainnya menambahkan: "FC Seoul mengubah stadionnya menjadi zona seks X-rated."
Baik distributor Manekin maupun SoloS tidak dapat dihubungi untuk diminta komentar oleh AFP.
Musim baru K-league dimulai pada 8 Mei 2020 setelah ditunda lebih dari dua bulan, karena pandemi virus Corona, tetapi para penggemar tetap dilarang hadir di stadion.
Sebagai gantinya, klub telah menggunakan potongan karton, plakat dan spanduk untuk mengisi tribun penonton.
FC Seoul memenangkan pertandingan, yang diadakan di Stadion Piala Dunia Seoul, dengan skor 1-0.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/patung-boneka-di-stadion-seoul.jpg)