Breaking News:

Kisah Inspiratif

Ukri, Sayuran Hidroponiknya Sempat Diorder sebelum Panen Tiba

“Ukri terus bereksperimen, bahkan dia juga mencoba tanam padi dan melon secara hidroponik.”

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
BPTP Aceh/Serambinews.com
Kunjungan petani milenial Aceh ke kebun kelapa pandan wangi milik petani di wilayah Rachaburi, Thailand. 

Ukri juga menjadi dosen pembimbing lapangan mahasiswa praktek (FP Unsyiah dan FP Unimal Lhokseumawe). 

Ukri termasuk pribadi yang tak pernah puas. Buktinya, Budidaya Tanaman Kangkung dengan Sistem Hidroponik Sederhana yang sebenaranya mendapatkan hasil bagus, dia merasa ada yang kurang.

Ukri mengusulkan ke pihak Prodi agar dikembangkan skala produksi sayuran hidroponik 100% yang bebas pestisida. Pihak akademik merespons sangat positif.

Ukri juga mengajak timnya  menanam untuk pengembangan skala produksi dengan jumlah unit terbatas.

Hasil panen perdana sayuran sawi dan pakcoy dijual dengan harga per batang Rp 5.000 dengan pemasaran pertama waktu itu kepada para dosen di internal Unaya.

Produksi sayuran hidroponik Ukri cs mendapat pujian dan apresiasi. Banyak dosen mengagumi sistem budidayanya. Sayuran bersih, bebas hama dan penyakit.

Untuk mendapatkan sayuran sehat tersebut, para dosen sudah order walaupun belum panen. “Takut nggak kebagian apalagi produksi kami terbatas,” kenang Ukri.

Nyaris Putus Asa

Menjelang akhir kuliahnya, Ukri mengaku nyaris putus asa karena ibundanya meninggal dunia. Dia goyah bahkan sempat ingin berhenti kuliah.

Semangatnya kembali bangkit ketika ingat pesan sang ibu. “Kalau selesai kuliah nanti jangan sombong dan tinggi hati ya, nak. Jika kamu sukses, bisa bantu adik-adikmu dan bermanfaat bagi orang lain.” 

WHO Tuduh Sejumlah Negara Abaikan Rekomendasinya, Penyebaran Virus Corona Terus Meluas

VIDEO - Italia Klaim Puncak Wabah Corona Telah Berlalu, Kota Venice Kembali Berdenyut

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved